Pembahasan Raperda LPJ APBD Sumenep 2024 Rampung

Redaksi Nolesa

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembahasan Raperda LPJ APBD Sumenep 2024 Rampung, Senin, 2/6/2025 (foto: humas DPRD)

Pembahasan Raperda LPJ APBD Sumenep 2024 Rampung, Senin, 2/6/2025 (foto: humas DPRD)

SUMENEP, NOLESA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Rapat Paripurna Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Pembahasan Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 ini digelar di Gedung DPRD setempat, Senin, 2 Juni 2025.

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, menyampaikan capaian kinerja sekaligus tantangan yang dihadapi pemerintah daerah.

Ji Zinal, sapaan akrab Ketua DPRD Sunenep ini menyebutkan, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2024 mencapai Rp259,79 miliar, sementara Pembiayaan Netto tercatat Rp441,24 miliar, sehingga menghasilkan defisit sebesar Rp181,45 miliar.

“Jika kita melihat kembali ke tahun 2023, SiLPA saat itu mencapai Rp411,54 miliar. Meski tahun ini terdapat defisit, hal ini tetap menunjukkan grafik positif dalam kinerja pemerintah daerah, terutama dalam penyerapan anggaran pembangunan,” papar Ji Zinal.

Baca Juga :  Valen dan Mila DA7 Hibur Pengunjung Arinna Cafe & Resto Sumenep

Selain itu, politisi PDI Perjuangan inj juga mengapresiasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 1,84% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selebihnya, Ji Zinal memuji capaian prestasi Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kedelapan kalinya secara berturut-turut dari BPK RI, serta predikat “Sangat Berhasil” dalam capaian Indikator Kinerja Utama.

“Ini adalah bukti komitmen kita bersama dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Namun, kami juga mengingatkan bahwa peningkatan PAD tidak boleh membebani masyarakat melalui kebijakan pajak yang tidak tepat,” tegasnya.

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Bentuk Tim Khusus untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Puskesmas

Meski demikian, pihaknya memberikan rekomendasi terhadap pemerintah daerah, agar terus berupaya meningkatkan PAD, meminimalisir defisit, serta solid bersinergi dengan lgislatif.

“Kami berharap kolaborasi yang baik ini terus berlanjut demi mewujudkan Sumenep yang lebih maju dan sejahtera. Semoga apa yang telah kita capai tahun ini menjadi landasan untuk pembangunan yang lebih baik di masa depan,” pungkas Ji Zinal.(*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya
Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU
Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser
HDDAP, Langkah Konkret Pemkab Sumenep Genjot Transformasi Pertanian

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan

Selasa, 28 April 2026 - 21:26 WIB

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Senin, 27 April 2026 - 17:59 WIB

Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya

Minggu, 26 April 2026 - 18:30 WIB

Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU

Berita Terbaru

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya (Foto: Istimewa)

Nasional

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:26 WIB