Pansus DPRD Sumenep Soroti Transparansi Data Produksi Garam

Redaksi Nolesa

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pansus DPRD Sumenep Soroti Transparansi Data Produksi Garam (Foto: Ist)

Pansus DPRD Sumenep Soroti Transparansi Data Produksi Garam (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Panitia Khusus (Pansus) Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Garam DPRD Sumenep menyoroti belum transparannya data produksi garam di Kabupaten Sumenep.

Persoalan ini dinilai krusial karena berdampak langsung pada kebijakan perlindungan harga dan kesejahteraan petambak.

Ketua Pansus, Masdawi, menyatakan hingga kini belum ada angka pasti dan terbuka terkait total produksi garam, baik dari petani rakyat maupun dari PT Garam yang beroperasi di wilayah Sumenep.

“Data produksi itu harus jelas. Tanpa angka yang pasti, sulit menentukan kebijakan perlindungan harga bagi petani,” tegasnya.

Menurutnya, ketidakjelasan data membuat pemerintah daerah kesulitan mengukur potensi produksi riil setiap musim.

Baca Juga :  Plt. Bupati Sumenep Ikut Musnahkan Barang Bukti 37 Perkara di Kejaksaan Negeri

Akibatnya, saat terjadi kelebihan pasokan dan harga turun, intervensi kebijakan sering tidak tepat sasaran.

Untuk itu, pansus mengusulkan sistem pendataan yang lebih ketat dan terintegrasi. Salah satunya dengan mewajibkan seluruh garam yang keluar dari Sumenep melalui timbangan resmi agar volume produksi dapat tercatat akurat.

Baca Juga :  Bupati Lukman Target Pesisir Utara Bangkalan Jadi Pendongkrak PAD

Langkah tersebut dinilai penting sebagai dasar penyusunan regulasi yang lebih spesifik bagi petani garam.

Pansus menargetkan raperda perlindungan dan pemberdayaan petani garam rampung pertengahan tahun ini, sehingga ada kepastian hukum dan perlindungan yang lebih konkret bagi petambak di Sumenep. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WIB

Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM

Resensi Buku

Pahlawan Gagal, Refleksi dari Avengers: Endgame

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:44 WIB

Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono (Foto: Istimewa)

Politik

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB