Maulid Nabi dan Civil Society, Cara Yayasan Sataretanan Sumenep Berdaya Teladani Perjuangan Rosulullah SAW

Redaksi Nolesa

Senin, 31 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Yayasan Sataretanan Sumenep Berdaya melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Maulid Nabi Muhammad SAW. yang dilaksanakan Yayasan Sataretanan Berdaya ini bertempat di Yayasan Bumi Berkah Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Sumenep, Senin 31 Oktober 2022.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh KH. Mohammad Shalahuddin atau yang akrab disapa Ra Mamak.

Peringatan Maulid ini mengambil tema “Meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dan Refleksi Civil Society di Sumenep”.

Tema ini diambil dalam rangka menemukan kembali spirit perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam mengubah masyarakat Arab yang mana pada waktu itu penuh dengan realitas konflik yang luar biasa. Dan atas kepemimpinan Nabi, Arab Saudi menjadi damai makmur hingga hari ini.

Dalam ceramahnya, Ra Mamak menyampaikan bahwa model kepemimpinan kanjeng Nabi Muhammad SAW adalah kepemimpinan transformatif yang elegan. Dari Kanjeng Nabi lahir apa yang kita kenal saat ini dengan nama Civil Society.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Dorong Layanan Kesehatan Dekat dengan Masyarakat di MCF 2026

“Gerakan mengurus rakyat, bukan gerakan mengurus lembaga negara atau partai politik,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Guluk-guluk itu.

Sementara itu, Direktur Sataretanan Sumenep Berdaya Ajimuddin menegaskan bahwa acara ini murni kegiatan sosial keagamaan.

Baca Juga :  Silaturahim Bersama Ulama, Bupati Haji Fauzi Meminta Nasihat untuk Kemajuan Sumenep

“Dan memang menjadi salah satu konsentrasi kami untuk menata hati kami dan masyarakat,” ujar mantan aktivis PMII itu.

Kegiatan ini diikuti oleh 200-an relawan Ra Mamak dan warga dari Yayasan Sataretanan Sumenep Berdaya. Sebuah yayasan yang bergerak di bidang sosial-ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, termasuk pendamping terhadap kaum dhu’afa dan anak Yatim.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB