Maksimalkan Sekolah Ramah Anak, Disdik Sumenep Gelar Kegiatan Bimtek Sekolah Responsif Gender

Redaksi Nolesa

Rabu, 28 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Bimbingan teknis Sekolah Responsif Gender, Rabu 28/8/2024 (foto: nolesa.com)

Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Bimbingan teknis Sekolah Responsif Gender, Rabu 28/8/2024 (foto: nolesa.com)

Sumenep, NOLESA.com – Guna memaksimalkan sekolah ramah anak, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Bimbingan teknis Sekolah Responsif Gender (Sekolah Aman dan Supportif Bagi Anak).

Bimtek Sekolah Responsif Gender ini ditempatkan di Hotel Asmi selama tiga hari, Rabu-Jumat digelar 28-30 Agustus 2024.

Peserta kegiatan berjumlah 142 orang terdiri dari koordinator pengawas sekolah Ketua K3S SD Negeri Kabupaten, Ketua MKKS SMP Negeri, Ketua IGTKI Kabupaten, Kepala Sekolah dan guru jenjang PAUD-SMP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada sebanyak 5 narasumber yang dihadirkan. Di antaranya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, selaku Pelopor Sekolah Responsif Gender, Septi Herliana Dwi Waluyanti, Penelaah Teknis Kebijakan Pada Pusat Penguatan Karakter Kemendikbudristek, Adri Budi Sulistyo, Provinsial Manager Inovasi Jawa Timur, Joan Wicitra, Lead Of Gander dan Child Protection Inovasi serta Tim Inovasi Jawa Timur dan Focal Poin Sekolah Responsif Gender.

Baca Juga :  Baznas Sumenep Segera Realisasikan Beasiswa Untuk 100 Mahasiswa

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan mengurangi adanya bullying terhadap anak-anak di sekolah.

“Dengan metode ini kita menginisiasi agar tidak ada bullying terhadap anak di sekolah,” kata Agus saat diwawancara media, Rabu, 28 Agustus 2024.

Baca Juga :  Guna Menyambut IKN, KKN Tradisi Nusantara Berikan Pemahaman Transaksi Digital Warga Desa Karya Jaya

Sementara Bimtek tersebut, Kata Agus sebenarnya adalah tindak lanjut dari program Sekolah Ramah Anak yang telah digagas sebelumnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan gerakan sekolah responsif gender ini merupakan salah satu gerakan untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pendidikan dapat dilakukan secara inklusif, adil serta dapat mengakomodir kebutuhan murid.

“Baik itu kebutuhan murid laki-laki maupun perempuan sebagai langkah dasar untuk melahirkan kesadaran pentingnya kesetaraan gender,” ungkapnya.

Baca Juga :  KKN Posko 27 Universitas Annuqayah Dorong Warga Batu Dinding Paham Digital Marketing

Sementara upaya untuk memaksimalkan kesadaran kesetaraan gender pada satuan pendidikan, Kata Ferdiansyah dibutuhkan terobosan program yang inovatif berupa gerakan sekolah responsif gender.

“Hal ini diharapkan mampu menjadi laboratorium budaya yang mempunyai peran dalam menyiapkan insan Indonesia cerdas memalui pola-pola relasi sosial yang saling mendukung dan menguntungkan,” ujarnya.

Kendati demikian, pemerintah daerah mendukung gerakan sekolah responsif gender sebagai upaya peningkatan pengarusutamaan gender di Kabupaten Sumenep.

“Dukungan tersebut diwujudkan sebagai salah satu program unggulan yang tertuang dalam rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumenep tahun 2021 -2026,” tandasnya.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa
GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:26 WIB

GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB