Komisi III DPRD Sumenep Soroti Pengaspalan Jalan Poros Gapura Tengah-Tamidung

Redaksi Nolesa

Sabtu, 2 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Proyek pengaspalan jalan poros Gapura Tengah-Tamidung menjadi sorotan warga. Pasalnya proyek tersebut sudah rusak padahal baru seumur jagung.

Menanggapi penilaian warga tersebut, Komisi III DPRD Sumenep M Muhri, menyebut wajar jika jalan poros Gapura Tengah-Tamidung itu cepat rusak, sehingga menjadi perbincangan masyarakat setempat.

Menurut politisi muda PKB itu, proyek pengaspalan jalan penghubung Gapura – Batang-Batang yang melalui tiga desa itu diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi jalan poros Gapura Tengah-Tamidung itu saya lihat dari informasi teman-teman bahwa sudah mulai rusak karena itu pakai DGEM, padahal keputusan kita di Banggar pakai aspal Buton,” kata M Muhri.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Minta Pemkab Segera Isi Jabatan OPD yang Kosong

Ketua Fraksi PKB DPRD Sumenep itu menyampaikan, sejak awal pihaknya sudah mewanti-wanti dinas terkait agar proyek perbaikan jalan poros Gapura Tengah-Tamidung memakai aspal yang lebih baik.

Bahkan, penggunaan aspal buton sudah menjadi keputusan bersama dalam rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep.

“Tapi itu pakai aspal DGEM. Itu kualitasnya memang lebih buruk,” ujar M Muhri.

Baca Juga :  Pelaku Usaha Pasar Lenteng Dapat Suntikan Modal dari Bupati Ji Fauzi

Pihaknya menilai dinas terkait telah menyalahi dan tidak mengindahkan hasil keputusan bersama penggunaan jenis aspal pada proyek jalan poros Gapura Tengah-Tamidung.

Karena itu, politisi lulusan Pondok Pesantren Annuqayah itu bakal melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke lokasi, untuk merekomendasikan agar dinas terkait bertanggung jawab terhadap rusaknya proyek yang dinantikan warga tersebut.

“Jadi harus diperbaiki kerusakan proyek jalan poros Gapura Tengah-Tamidung itu,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, tokoh masyarakat dan pemuda setempat telah mengeluhkan kualitas proyek pengaspalan jalan penghubung Gapura – Batang-Batang yang mudah rusak.

Baca Juga :  Bawa-Bawa Agama dalam Pembubaran PBAK UIN SUKA 2022, Korpus Forsemashi Sebut Prof. Al Makin Rektor Otoriter

Padahal, proyek yang dikerjakan oleh CV. Muda Perkasa Jaya itu menelan anggaran yang tidak sedikit, yakni dengan nilai pagu sebesar Rp747.663.551,00 bersumber dari dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023.

“Kerikilnya lepas, tidak padat, bahkan tadi telah memakan korban, ada yang tergelincir dan jatuh, ini sangat disayangkan,” ungkap Lisyi, tokoh pemuda GPS-Desa, akhir November kemarin.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan
Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa
Pemkab Bangkalan Perkuat Pendapatan Daerah dan Validasi DTSEN
PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah
Polresta Sumenep Gelar Anev Kamtibmas, Evaluasi Kinerja dan Situasi Keamanan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 00:38 WIB

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan

Selasa, 8 September 2026 - 00:06 WIB

Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa

Senin, 7 September 2026 - 23:27 WIB

PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM

Berita Terbaru