Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Tetapkan Harga Impas Tembakau

Redaksi Nolesa

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari (Foto: NOLESA.COM)

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari (Foto: NOLESA.COM)

SUMENEP, NOLESA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep segera menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) 2026.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, mengatakan penetapan TIHT tidak boleh berlarut-larut karena menjadi salah satu acuan untuk melindungi kesejahteraan petani tembakau.

“Kami mengimbau kepada Pemkab Sumenep untuk segera menetapkan TIHT karena saat ini sudah ada yang panen,” katanya, Sabtu, 18 Juli 2026.

Menurut politikus PPP itu, besaran TIHT harus ditetapkan dengan mempertimbangkan kepentingan petani sekaligus keberlangsungan industri pengolahan tembakau agar tercipta keseimbangan bagi kedua belah pihak.

“Komisi II akan selalu melakukan pengawasan terhadap implementasi TIHT nantinya,” tegasnya.

Baca Juga :  Catatan dan Apresiasi Ketua DPRD Sumenep Terkait Festival Jaran Serek

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan pihaknya telah menyelesaikan penyusunan biaya impas tembakau yang dilakukan tim lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

“Hari ini sedang rapat koordinasi di DKUPP, dan kami menyampaikan hasil yang disusun tim. Terkait apakah ada revisi mungkin hasil rapat nanti,” ujarnya.

Baca Juga :  Update Batalyon Teritorial Pembangunan di Sumenep

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep, Moh. Ramli, menjelaskan penetapan TIHT harus melalui perhitungan sejumlah komponen biaya produksi, seperti pupuk, bibit, tenaga kerja, peralatan, hingga sarana budidaya tembakau.

Karena itu, menurut Ramli, penetapan TIHT tidak dapat dilakukan secara langsung tanpa melalui proses penghitungan biaya produksi secara menyeluruh. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB