Kerjasama Korea Internasional Cooperation Agency-Pemkab Sumenep Tanam 10.000 Mangrove

Redaksi Nolesa

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOICA KOSA bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar aksi bakti sosial penanaman 10.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Dermaga Cangkarman, Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Sabtu, 30/8/2025 (foto: IST)

KOICA KOSA bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar aksi bakti sosial penanaman 10.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Dermaga Cangkarman, Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Sabtu, 30/8/2025 (foto: IST)

SUMENEP, NOLESA.COM – Korea International Cooperation Agency (KOICA) Scholarship Alumni (KOSA) bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar aksi bakti sosial penanaman 10.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Dermaga Cangkarman, Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Kegiatan bertajuk “Nurturing Mangroves, Empowering Futures” ini ditandai dengan penanaman simbolis oleh Bupati Sumenep yang diwakili oleh Kamiluddin selaku Camat Bluto. Penanaman dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, menyesuaikan dengan kondisi pasang surut air laut di lokasi.

Menurut Ketua Umum KOSA, Windha Eka Mariani bahwa “Indonesia memiliki ekosistem mangrove seluas 3,3 juta hektare atau 23 persen dari total mangrove dunia. Namun, sekitar 19 persen di antaranya mengalami kerusakan,” ujar Windha, Sabtu (30/8). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kampanye publik agar masyarakat turut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan.

“Oleh karenanya, kegiatan penanaman mangrove ini sangat penting selain untuk menjaga kesinambungan ekosistem, juga untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya peran mangrove di kawasan pesisir” tambahnya.

Sedangkan Camat Bluto, Kamil, yang mewakili Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan KOICA dan KOSA.

Baca Juga :  Lepas Kontingen Ikuti Porprov Jatim 2025, Bupati Fauzi Pesan Jaga Sportivitas

“Bantuan 10.000 bibit mangrove ini sangat berarti bagi kelestarian alam pesisir Bluto. Semoga bisa memberikan manfaat jangka panjang dalam melindungi pantai dari abrasi dan menjaga keseimbangan ekosistem laut,” ujarnya.

Kegiatan ini turut melibatkan kelompok masyarakat setempat seperti Reng Paseser, Arudam Farm, SMP Binar Sumenep, SMK Nasyirul Ulum Bluto, serta warga Desa Aengbaja Kenek. Mereka bergotong royong menanam bibit mangrove sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Founder Arudam Farm, Edy Suprayitno, menyebutkan, inisiatif ini sebagai langkah konkret dalam mengurangi risiko bencana di wilayah pesisir dengan menjaga ekosistem laut.

Baca Juga :  Bakti Pada Negeri, RSUD Sumenep Layani Operasi Celah Bibir dan Lelangit Gratis

“Mangrove bukan hanya melindungi dari abrasi, tetapi juga meningkatkan kualitas air dan menyerap karbon. Kami sangat berterima kasih atas peran KOICA dan KOSA, dan berharap kerja sama ini bisa berlanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Reng Paseser, Fadel menilai program ini sebagai bukti nyata kepedulian bersama dalam menjaga laut Sumenep.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah kabupaten dan para pelajar yang ikut berpartisipasi. Kehadiran KOICA dan KOSA semakin memperkuat semangat masyarakat untuk merawat pesisir,” katanya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Novita Hardini Desak Pengawasan Industri AMDK Diperketat Demi Lindungi Konsumen
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Gubernur Khofifah Apresiasi Peran JMSI Jatim dalam Penguatan Media
Ratna Juwita: Perdamaian AS-Iran Jadi Peluang Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Pemkab Sumenep Launching Logo Hari Jadi ke-758
Polres Sumenep Rayakan Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan Berbagi kepada Pemulung

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:45 WIB

Novita Hardini Desak Pengawasan Industri AMDK Diperketat Demi Lindungi Konsumen

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:32 WIB

Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:48 WIB

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Senin, 22 Juni 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Peran JMSI Jatim dalam Penguatan Media

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:02 WIB

Ratna Juwita: Perdamaian AS-Iran Jadi Peluang Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru