Kepemimpinan Dokter Erliyati di RSUD Moh. Anwar Sumenep Ubah Krisis Menjadi Prestasi

Redaksi Nolesa

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahun 2026, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Targetkan Layanan Lebih Komprehensif (Kolase NOLESA.COM)

Tahun 2026, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Targetkan Layanan Lebih Komprehensif (Kolase NOLESA.COM)

SUMENEP, NOLESA.COM – Transformasi besar yang terjadi di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam beberapa tahun terakhir tidak lepas dari peran sentral sang direktur, dr. Erliyati, M.Kes. Sejak dipercaya memimpin rumah sakit daerah ini pada 2019, ia perlahan membawa RSUD keluar dari berbagai persoalan mendasar, mulai dari krisis keuangan hingga pembenahan sistem layanan kesehatan. Hasilnya, pada Februari 2025, RSUD dr. H. Moh. Anwar resmi naik kelas menjadi rumah sakit tipe B.

Gaya kepemimpinan dr. Erliyati dikenal tegas, cekatan, dan penuh energi—oleh banyak pegawai disebut sebagai gaya “sat-set-wet”. Meski demikian, ia tetap menampilkan sisi hangat dan rendah hati, terutama ketika berhadapan dengan pasien maupun tenaga medis. Ia selalu menanamkan prinsip pelayanan berbasis ketulusan melalui semboyan “Bismillah Melayani”.

Baca Juga :  Pertemuan Akbar BEM se-Madura Berlangsung di Sumenep, Ini Agendanya

“Pelayanan terbaik bukan soal gedung megah, tapi hati yang tulus,” ucapnya suatu waktu, menggambarkan filosofi kerja yang ia pegang teguh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bangkit dari Krisis

Saat pertama kali menjabat, dr. Erliyati dihadapkan pada krisis keuangan rumah sakit yang cukup berat akibat tunggakan klaim BPJS. Ia turun langsung membenahi administrasi klaim yang menumpuk, menormalisasi arus kas, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan transparan. Melalui komunikasi intens dengan Pemkab dan DPRD, ia mendorong percepatan alokasi anggaran yang dibutuhkan rumah sakit.

Tidak berhenti di situ, RSUD menjalin Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak swasta untuk memenuhi kebutuhan alat kesehatan modern. Strategi ini membuat rumah sakit perlahan pulih secara finansial.

Baca Juga :  Baznas Sumenep Serahkan Bantuan Alat Usaha kepada Perempuan Kepala Keluarga

“Setiap krisis kami jadikan peluang untuk tumbuh,” ujar dr. Erliyati.

Kini, RSUD dr. H. Moh. Anwar tidak hanya stabil secara finansial, tetapi juga bergerak menuju konsep Smart Hospital, yakni kombinasi antara digitalisasi, pelayanan humanis, dan inovasi medis.

Digitalisasi dan Inovasi Pelayanan

Digitalisasi mulai terasa melalui penghapusan antrean manual dan administrasi kertas. Ribuan rekam medis kini terdigitalisasi melalui Meditrack yang terhubung dengan sistem nasional “Satu Sehat”. Pasien dapat mendaftar secara daring, sementara peserta BPJS terintegrasi dengan Mobile JKN. Untuk warga yang kesulitan teknologi, disediakan petugas pendamping digital.

RSUD Sumenep juga meluncurkan aplikasi PUSPA-RS untuk memantau kinerja tenaga medis secara real time. Dalam aspek layanan, hadir telemedicine berbasis WhatsApp, sistem rawat inap digital, e-Farmasi, hingga e-Pemesanan obat.

Baca Juga :  Sadarilah, Kasatpol PP Sumenep Beberkan Kerugian Peredaran Rokok Ilegal Jika Dibiarkan

Inovasi medis turut dikembangkan. RSUD kini menjadi pelopor layanan Radiofrequency Ablation (RFA) untuk tumor tiroid serta Vacuum Assisted Breast Biopsy (VABB) di Madura. Peningkatan fasilitas seperti CT Scan, USG 4D, dan gedung KJSU juga terus dilakukan.

Meski teknologi berkembang, dr. Erliyati menegaskan pelayanan manusiawi tetap menjadi inti. Ia membangun kultur empati melalui program “La Sehat”, layanan antar pasien gratis ke rumah, serta penyediaan Rumah Tunggu Keluarga berkapasitas 100 orang.

“Digital boleh maju, tapi pelayanan harus tetap manusiawi,” tegasnya.

Dengan strategi tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar kini menjelma menjadi rumah sakit rujukan modern yang dikenal dengan pelayanan cepat, ramah, dan transparan. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Berlanjut, KI Sumenep Jadwalkan Sidang CSR Migas dan APBDes Banbaru Pekan Depan
Said Abdullah Tegaskan Kedekatan PDIP Jatim dengan NU
Bupati Sumenep Gencarkan Gerakan ASRI
Beri Contoh Hemat BBM, Bupati Sumenep Naik Becak
Gaspol Transparansi, KI Sumenep Temui Bupati Fauzi Dorong Semua OPD Lebih Terbuka
Bupati Sumenep Pantau Pelaksanaan TKA 2026
Kata Kang Cucun Soal Visi Besar PKB
Sengketa Informasi CSR Migas dan APBDes Jadi Pembuka Sidang KI Sumenep

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:06 WIB

Berlanjut, KI Sumenep Jadwalkan Sidang CSR Migas dan APBDes Banbaru Pekan Depan

Minggu, 12 April 2026 - 18:45 WIB

Said Abdullah Tegaskan Kedekatan PDIP Jatim dengan NU

Jumat, 10 April 2026 - 11:14 WIB

Bupati Sumenep Gencarkan Gerakan ASRI

Rabu, 8 April 2026 - 11:54 WIB

Beri Contoh Hemat BBM, Bupati Sumenep Naik Becak

Senin, 6 April 2026 - 20:53 WIB

Bupati Sumenep Pantau Pelaksanaan TKA 2026

Berita Terbaru

Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah (Foto: Istimewa)

Politik

Said Abdullah Tegaskan Kedekatan PDIP Jatim dengan NU

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:45 WIB

Bupati Sumenep Gencarkan Gerakan ASRI (Foto: Istimewa)

Daerah

Bupati Sumenep Gencarkan Gerakan ASRI

Jumat, 10 Apr 2026 - 11:14 WIB

Beri Contoh Hemat BBM, Bupati Sumenep Naik Becak (Foto: Istimewa)

Daerah

Beri Contoh Hemat BBM, Bupati Sumenep Naik Becak

Rabu, 8 Apr 2026 - 11:54 WIB