Institut Sains dan Teknologi Annuqayah Gelar Workshop Pembuatan Sabun

Redaksi Nolesa

Sabtu, 12 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.COM — Program Studi Kimia Institut Sains dan Teknologi (IST) Annuqayah melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat (PKM).

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) itu dikemas dalam bentuk Workshop Pembuatan Sabun, PKM ini bertempat di Rusunawa Annuqayah, pada Sabtu, 12 Februari 2022.

Ketua Program Studi Kimia, Kholis mengatakan program pengabdian masyarakat ini melibatkan semua guru Kimia di internal satuan pendidikan Pondok Pesantren Annuqayah dan sekolah-sekolah di lingkungan sekitar.

“Kami melibatkan guru kimia di satuan pendidikan di Annuqayah dan sekitarnya berjumlah 25 orang,” terang Kaprodi Kimia yang pernah menempuh pendidikan di Nasy’atul Muta’allimin Candi itu.

Sementara itu, Robiatul Andawiyah, salah satu Dosen Kimia di IST Annuqayah mengatakan program PKM ini juga melibatkan seluruh dosen kimia di IST Annuqayah sebagai tim penyelenggara.

Baca Juga :  Baznas Salurkan Program Sumenep Cerdas kepada Pelajar MDT Misbahus Sudur Banuaju Timur

“Pematerinya Bapak Feri. Materi yang dijelaskan yaitu tentang definisi sabun, fungsi sabun, bahan bahan, dan cara buat,” kata alumni MA 1 Annuqayah putri ini.

Sementara itu, Rektor IST Annuqayah KH. Muhammad Husnan A Nafi’, berharap dengan adanya Workshop Pembuatan Sabun ini bisa menghadirkan produk yang bermanfaat kepada masyarakat.

Baca Juga :  Untuk Membalas Jasa Guru Ngaji, Bupati Achmad Fauzi Kucurkan Dana Rp 6,7 M

Menurutnya pembuatan sabun ini bisa dilakukan produksi lebih lanjut sehingga bisa menjadi nilai tawar kepada masyarakat dan bernilai ekonomis.

“Semoga pasca workshop ada tindak lanjut. Misalkan IST memproduksi sabun yang setidaknya bisa mencukupi kebutuhan Annuqayah,” harap Kiai Husnas yang juga Ketua PC ISNU Sumenep itu (*)

Penulis : Arif 

Editor    : Rusydi 

Berita Terkait

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
Desa Maju vs. Desa Tertinggal, Apa Bedanya?
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Desa Maju vs. Desa Tertinggal, Apa Bedanya?

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:22 WIB

KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:29 WIB

Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas

Berita Terbaru