Inilah Hasil Pertemuan DPKS bersama Dinas Pendidikan, Salah Satunya Soal Asusila

Redaksi Nolesa

Kamis, 16 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Belakangan ini dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dilanda banyak persoalan. Salah satunya asusila terhadap peserta didik, intoleransi, dan terorisme.

Menyikapi persoalan tersebut, Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) mendatangi Kantor Dinas Pendidikan setempat. DPKS menilai perlu duduk bareng dengan semua stakeholder untuk mengurai dan mencarikan solusi atas persoalan yang terjadi.

Achmad Junaidi Komisi I Bidang Pelayanan dan Informasi DPK Sumenep menjelaskan pertemuannya dengan Dinas Pendidikan dalam rangka menyatukan persepsi agar persoalan-persoalan serupa tidak lagi mencoreng dunia pendidikan di kabupaten paling timur pulau Madura ini.

Langkah pertama yang disepakati antara DPKS dan Dinas Pendidikan untuk mencegah persoalan tersebut tidak terjadi lagi yakni akan melakukan stressing kepada guru.

Stressing atau penekanan yang dimaksud, kata alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo itu adalah uji kelayakan guna mendeteksi guru yang memiliki potensi prilaku menyimpang.

“Dan ini adalah langkah konkretnya,” ujar pria yang akrab disapa Jun ituitu usai melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Agus Dwi Syaputra, Kamis 16 Februari 2023.

Baca Juga :  KKN Keren! Mahasiswa Untag Surabaya Latih Warga Sulap Limbah Gedebog Pisang Menjadi Pupuk Organik

Lebih dari itu, Jun juga mengungkapkan kalau DPKS bersama Dinas Pendidikan telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Diantaranya Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri.

“Hal itu untuk mencegah munculnya paham radikalisme, intoleransi dan terorisme di dunia pendidikan, baik di daratan ataupun di kepulauan,” tegas Jubir DPKS.

Senada dengan suara DPKS, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Agus Dwi Syaputra menyatakan siap dan berkolaborasi dengan semua elemen untuk melakukan pencegahan tindak asusila, terorisme dan hal lain yang dapat mencederai nilai-nilai pendidikan.

Baca Juga :  Buku Jejak Kaum Aktivis di Mata Kapolres Sumenep

“Yang paling ramai itu kan masalah asusila kemarin. Tentu kita sama-sama prihatin dan ingin secepatnya ada pencegahan,” terang mantan Kadisperindag itu.

Kadis Agus juga menyampaikan pertemuan dengan DPKS kali tidak hanya membahas soal sejumlah persoalan. Tetapi juga membicarakan peningkatan mutu pendidikan untuk masa yang akan datang.

“Kita berbicara banyak ya. Yang pasti kita akan meningkatkan sinergi antara Dinas Pendidikan sama DPKS,” pungkas pria yang pernah menjabat Kabag Pembangunan Setdakab Sumenep itu.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa
GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:26 WIB

GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB