Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi ICAO atas Keamanan Penerbangan Sipil

Redaksi Nolesa

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Delegasi Indonesia bersama sejumlah delegasi negara lainnya saat menerima penghargaan

Delegasi Indonesia bersama sejumlah delegasi negara lainnya saat menerima penghargaan "Council President Certificate" atas keberhasilan meningkatkan kemampuan pengawasan keamanan penerbangan sipil sesuai standar International Civil Aviation Organization (ICAO) di Montreal, Kanada Selasa 23/9/2025 (foto: IP)

JAKARTA, NOLESA.COM – Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah penerbangan internasional. Pada Sidang Umum ke-42 International Civil Aviation Organization (ICAO) di Montreal, Selasa, September 2025.

Indonesia menerima Council President Certificate, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan langsung oleh Presiden ICAO, Salvatore Sciacchitano.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Indonesia dalam meningkatkan pengawasan keamanan penerbangan sipil sesuai standar global ICAO.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil audit terbaru mencatat skor Effective Implementation (EI) Indonesia mencapai 88,53 persen, jauh melampaui target Global Aviation Security Plan yang hanya sebesar 75 persen.

Baca Juga :  Mahfud MD: Di Atas Hukum Ada Etika dan Moral

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa capaian ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga dan meningkatkan standar keamanan penerbangan nasional.

“Audit ini membuktikan bahwa Indonesia telah menjalankan pengawasan keamanan penerbangan sesuai standar dan rekomendasi ICAO. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus memperkuat sistem yang ada,” ujar Lukman seperti dikutip infopublik, Rabu, 24 September 2025.

Lebih dari sekadar penghargaan, Lukman menegaskan bahwa Council President Certificate juga menjadi tanggung jawab besar bagi Indonesia untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas sistem keamanan penerbangan ke depan.

Baca Juga :  Indonesia Didapuk Menjadi Ketua ASEAN

Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak. Lukman mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan, termasuk kementerian, lembaga, serta mitra kerja yang mendukung pelaksanaan audit ICAO Universal Security Audit Programme (USAP).

Kolaborasi ini, menurutnya, sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam hal membangun Indonesia yang aman dan berdaya saing tinggi melalui infrastruktur modern.

Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara yang menerima penghargaan ini. Negara lain yang turut mendapat penghargaan antara lain Angola, Kamerun, Togo, Oman, Bahrain, Kuwait, dan Moldova—menunjukkan bahwa ICAO hanya memberikan pengakuan kepada negara dengan pencapaian luar biasa dalam keamanan penerbangan.

Baca Juga :  Begini Jawaban Menkominfo Soal Kabar Rencana Pengunduran Sejumlah Menteri

Delegasi Indonesia dalam sidang tersebut dipimpin oleh Direktur Navigasi Penerbangan Syamsu Rizal, bersama jajaran Direktorat Keamanan Penerbangan dan Atase Perhubungan RI untuk Kanada, H. Hasan Bashory.

Lukman menambahkan, pemerintah akan terus memperkuat sektor penerbangan melalui pembaruan regulasi, peningkatan pengawasan, dan perluasan kerja sama internasional.

“Langkah-langkah ini penting untuk menjaga reputasi Indonesia sebagai negara dengan standar keamanan penerbangan yang tinggi,” pungkasnya.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia mampu bersaing secara global sekaligus memperkuat kepercayaan dunia terhadap sistem penerbangan nasional. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus
HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu
Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:25 WIB

HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru