SUMENEP, NOLESA.COM – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, menggelar serangkaian kegiatan lomba yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan ini dimulai sejak tanggal 19 Agustus 2025 dan akan berakhir dengan puncak acara berupa kirab budaya dan kreativitas warga pada tanggal 28 Agustus mendatang.
Beragam perlombaan yang diadakan mencerminkan semangat kebersamaan, kreativitas, serta semarak kemerdekaan yang ingin ditanamkan kepada seluruh masyarakat.
Perlombaan yang digelar antara lain: lomba anak bertelur, bola joget, pindah bom, bola kancing, estafet karet, cantol topi, lomba kebersihan antar RW, kreasi layangan, hingga lomba domino king.

Kepala Desa Banuaju Timur, Dian Megawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam membangkitkan semangat nasionalisme serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Menurutnya, perayaan kemerdekaan tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air melalui kegiatan yang positif dan membangun.
“Kami ingin masyarakat turut merasakan euforia kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan dan penuh makna. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kebersamaan, kekompakan, dan kreativitas warga,” ujar Dian Megawati, Minggu, 24 Agustus 2025.
Tidak hanya diikuti oleh anak-anak, para remaja, orang dewasa, bahkan para orang tua pun tampak antusias mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan. Suasana desa menjadi lebih hidup dan penuh keceriaan dengan sorak-sorai penonton yang memberi semangat kepada para peserta.
Pemerintah Desa berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan tahunan, tetapi juga mampu membangun semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.
“Kami juga berharap pada lomba kebersihan RW ini agar disambut baik oleh warga, karena tujuan utama dari lomba ini lebih pada kebersihan desa,” harapnya. (*)
Penulis : Rusydiyono










