Gandeng BEM PTS Jatim dan BEM STAIS, BP2MI Gelar Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Redaksi Nolesa

Selasa, 11 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gandeng BEM PTS Jatim dan BEM STAIS, BP2MI Gelar Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan PMI (Foto: istimewa)

Gandeng BEM PTS Jatim dan BEM STAIS, BP2MI Gelar Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan PMI (Foto: istimewa)

Bangkalan, NOLESA.com – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melaksanakan Sosialisasi Peran Serta Masyarakat dalam Program Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Senin 10 Juni 2024.

Dalam kegiatan ini, BP2MI bekerjasama dengan BEM PTS Jatim dan BEM STAIS Syaichona Moh Cholil. Sosialisasi ini digelar di Gedung Pendopo Agung Bangkalan.

Hadir dalam acara tersebut Pj Bupati Bangkalan Dr. Arief M Edie , Kordinator Bem PTS Jawa Timur, Presma Bem STAIS, BEM se- Kabupaten Bangkalan, dan PC PMII Bangkalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para mahasiswa terkait calon pekerja migran Indonesia (PMI) dan keluarganya. agar mereka berangkat ke luar negeri ke negara tujuan secara prosedural berangkat dengan aman.

Baca Juga :  Top Isu Sumenep Terkini

Yayu selaku narasumber menyampaikan arahannya kepada para mahasiswa mengenai bekerja ke luar negeri secara prosedural.

“Jika ada anggota keluarga masyarakat yang hendak diberangkatkan untuk bekerja ke luar negeri. Berangkatlah secara prosedural bukan dengan ilegal, agar terhindar dari eksploitasi dan penindasan. Disinilah peran pemerintah melalui BP2MI sebagai mitra kerja DPR, untuk menempatkan dan melindungi Pekerja Migran Indonesia secara resmi dan prosedural,” jelas Bu Yayu.

Senada dengan hal tersebut, Kordiranor BEM PTS Jawa Timur, Anas Syafi’i Tataran, menyampaikan tentang pentingnya berangkat secara prosedural untuk menghindari terjadinya masalah.

“Banyak peluang kerja di luar negeri saat ini. Di Jerman saja, pekerja migran diberikan gaji minimal 30 juta rupiah dan diijinkan tinggal dan mempunyai hak sama dengan warga Jerman asli. Bagaimana hal ini tidak menggiurkan? Belum lagi jika kita berbicara negara- negara penempatan lainnya seperti Jepang dan Korea Selatan,” jelas dia.

Baca Juga :  Wabup Kiai Imam Apresiasi Satlantas dan Himbauan kepada Masyarakat Sumenep Terkait Operasi Patuh Semeru 2025

Sehingga, lanjut Narasumber, Bu Yayu, untuk berangkat ke luar negeri, harus siapkan kompetensi dan mental serta berangkatlah sesuai prosedur.

“Karena bilamana nantinya terjadi masalah di negara tujuan, BP2MI bisa memfasilitasi proses pemulangan Pekerja Migran Indonesia sampai ke tempat tujuan, namun jika PMI berangkat secara nonprosedural (ilegal) akan susah dalam proses pemulangannya,” terangnya.

Kordinator BEM PTS Jawa Timur, Anas Syafi’i Tataran, menegaskan komitmen sosialisasi ini tidak hanya di Bangkalan saja, tetapi juga akan berlanjut ke Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Untuk itu di Bangkalan ini kami berkerja sama dengan BEM STAIS. Kemudian BP3MI sendiri akan meningkatkan pelayanan kepada Pekerja Migran Indonesia.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Dukung Pola Peternakan Sapi dengan Pakan Silase Jagung

“Doakan bahwa rencana kami bersama BP2MI untuk memberi edukasi sososialisasi trus berkelanjutan dan dapat berjalan sesuai rencana sehingga para Pekerja Migran Indonesia di daerah setempat paham akan prosedural prosedural secara resmi,” ujarnya.

“dengan kegiatan sosiaslisasi bp2mi ini kami berharap bahwa selain urgensi dari pencegahan tppo atau tindak pidana perdagangan orang, kita juga bisa mengetahui dan kemudian mengkaji terkair hal-hal yang berhubungan dengan pekerja migran indonesia yang kemudian bisa sama2 mengoptimalkan terkait pencegahan tindak pidana perdagangan orang,” Samsul Arifin (Presma STAIS).

Penulis : Sam/yon

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Ketum Perempuan Bangsa Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Tak Diberi Ampun
Novita Hardini Konsisten Hadirkan Layanan Kesehatan Mata Gratis
KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Dilantik, Komitmen Jadikan Rumah Perjuangan Pemuda
KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun
Digugat ke PN Jakpus, Juri dan MC LCC Empat Pilar MPR RI Diminta Minta Maaf
Universitas Annuqayah Teken Kerja Sama Perlindungan Kekayaan Intelektual dengan Kemenkum Jatim
Bupati Bangkalan Maksimalkan PAD Melalui PBB

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:48 WIB

Ketum Perempuan Bangsa Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Tak Diberi Ampun

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:28 WIB

Novita Hardini Konsisten Hadirkan Layanan Kesehatan Mata Gratis

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:22 WIB

KNPI Sumenep Dilantik, Komitmen Jadikan Rumah Perjuangan Pemuda

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:31 WIB

KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun

Berita Terbaru

KOPRI PC PMII Sumenep menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di MA Raudlah Najiyah, Lengkong (Foto: Istimewa)

Daerah

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB