Dukung Ekonomi Hijau, Bupati Trenggalek Dorong Penghapusan PBB

Redaksi Nolesa

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin/Mas Ipin (foto: IST)

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin/Mas Ipin (foto: IST)

TRENGGALEK, NOLESA.COM – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mendukung kebijakan penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk lahan produktif milik masyarakat.

Alasan Bupati Mas Ipin, sapaan akrab Bupati Trenggalek itu, penghapusan PPB untuk lahan produktif ini sebagai upaya mengurangi beban masyarakat.

“Alih-alih menaikkan PBB, kami mempertimbangkan penggratisan PBB untuk lahan produktif,” kata Bupati Mas Ipin ketika menyampaikan KUA-PPAS tahun 2026 di Gedung DPRD Trenggalek, Kamis kemarin, 7 Agustus 2025.

Bupati Mas Ipin yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini menilai langkah tersebuti sebagai bentuk keberpihakan terhadap ekonomi hijau sekaligus upaya mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Dia menegaskan, insentif fiskal seperti ini akan memotivasi masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tanpa terbebani pajak, sekaligus menjaga keberlangsungan lahan hijau yang kian menyusut.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Terima SK PAW

Salah satu skema yang diusulkan adalah pemanfaatan lahan pesisir untuk kawasan hutan mangrove, yang tak hanya berdampak positif pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha seperti budidaya kepiting.

Menurut Bupati Mas Ipin, penghapusan PBB berpotensi meningkatkan pendapatan petani, daya beli masyarakat, pertumbuhan UMKM, dan pada akhirnya mendongkrak PAD. Ia juga menyebut potensi pendapatan daerah dari skema perdagangan karbon sebagai peluang baru.

Baca Juga :  Mendengar Petani Mengeluh, Bupati Fauzi Langsung Sidak Gudang Pupuk

Konsep ekonomi hijau ini disebutnya sebagai arah pembangunan Trenggalek ke depan, yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi solusi atas tantangan perubahan iklim dan risiko bencana.

Kebijakan ini juga diharapkan menjadi jalan tengah antara kebutuhan investasi dan keterbatasan aset milik pemerintah daerah, dengan mendorong optimalisasi lahan milik masyarakat melalui insentif pajak.(*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Politikus PKB Minta BSN Dorong UMKM Naik Kelas
KUA Batang-Batang Gelar Doa Akhir Tahun, ASN Diajak Perkuat Ibadah dan Pelayanan
Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z
Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai
Cara Bupati Fauzi Membumikan Semangat Perjuangan Bung Karno
Kabupaten Batang Kejar Lompatan Besar di Porprov 2026, Butuh Sekitar 25 Medali Emas
Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:40 WIB

Politikus PKB Minta BSN Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:11 WIB

KUA Batang-Batang Gelar Doa Akhir Tahun, ASN Diajak Perkuat Ibadah dan Pelayanan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya

Senin, 15 Juni 2026 - 13:38 WIB

Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:55 WIB

Cara Bupati Fauzi Membumikan Semangat Perjuangan Bung Karno

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim (Foto: Istimewa)

Nasional

Politikus PKB Minta BSN Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 15 Jun 2026 - 20:40 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Empat Hari di Mulyodadi

Senin, 15 Jun 2026 - 15:15 WIB