DPRD Sumenep Temukan Kejanggalan dalam Proyek Pengendalian Banjir

Redaksi Nolesa

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua lokasi proyek pengendalian banjir di Sumenep, Jumat 26/9/2025 (foto: ist)

Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua lokasi proyek pengendalian banjir di Sumenep, Jumat 26/9/2025 (foto: ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep, Wiwid Harjo Yudanto mengatakan pihaknya akan selalu memantau dan memastikan proyek pembangunan terealisasi dengan baik dan sesuai aturan.

Karena itu, usai rapat dengan Dinas PUTR Sumenep, Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua lokasi proyek pengendalian banjir di Sumenep.

Dua proyek yang disidak mencakup normalisasi dan perbaikan tebing Sungai Anjuk dengan anggaran Rp550 juta, serta normalisasi dan rehabilitasi saluran pembuangan di Desa Gunggung senilai Rp455 juta.

Namun, sidak ini justru mengungkap sejumlah kejanggalan. Sekretaris Komisi III, Wiwid Harjo Yudanto, menyoroti ketiadaan papan informasi proyek di salah satu lokasi. Ia menegaskan bahwa papan tersebut wajib dipasang demi transparansi publik.

“Faktanya, papan nama proyek tidak ditemukan di lokasi. Ini pelanggaran,” ujar Wiwid, Jumat 26 September 2025.

Baca Juga :  Puskesmas Bluto Tunaikan Tugas Layani JCH 2025 Hingga Tuntas

Selain itu, progres pekerjaan dinilai lambat, baru mencapai sekitar 60 persen. Masalah lain terletak pada penggunaan kawat bronjong yang tidak berlabel SNI, padahal dalam dokumen lelang disebutkan harus memenuhi standar tersebut.

“Pelaksana proyek tidak memenuhi spesifikasi lelang. Ini menimbulkan kecurigaan,” tambah Wiwid.

Hal senada disampaikan anggota Komisi III, Abdurrahman. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali meminta dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB), namun hingga kini tidak diberikan oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUTR.

Baca Juga :  Tetap Istiqomah, Achmad Fauzi Berbagi Mengantar Makanan Siap Saji

“Kami makin curiga karena RAB tidak kunjung diberikan. Ada apa sebenarnya?” kata Abdurrahman.

Komisi III DPRD menegaskan akan menindaklanjuti temuan ini. Para kontraktor akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi, dan pengawasan akan terus dilakukan.

“Kami akan kawal sampai tuntas. Ini proyek penting yang menyangkut keselamatan warga,” tutup Wiwid. (*)

Berita Terkait

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep
Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027
JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional
UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV
Pemkab Bangkalan Genjot Imunisasi dan Tekan Stunting Lewat Lomba Video Inovasi
Tak Perlu ke Luar Kota, Arinna Hidayah Salon & SPA Resmi Hadir di Sumenep
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:13 WIB

Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:46 WIB

Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:37 WIB

JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:27 WIB

UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV

Berita Terbaru