DPKS Dorong Pemkab Sumenep untuk Melakukan Penguatan Muatan Lokal di Sekolah

Redaksi Nolesa

Kamis, 27 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) berharap muatan lokal di satuan pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA, tidak menjadi mata pelajaran pelengkap.

Lebih dari itu, DPKSD menekankan bagaimana muatan lokal harus menjadi instrument ilmu pengetahuan yang membuat peserta didik tidak terasing dengan masyarakatnya.

Semangat tersebut diungkapkan Salamet Wahedi anggota DPKS saat menjadi pembicara dalam acara talkshow Mengenal Keris Yang Muda Yang Berbudaya dalam rangkaian Haul Akbar dan Jamasan Pusaka Leluhur Aeng Tong-Tong dan Pusakan Keraton Sumenep di Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Sumenep, Rabu, 26 Juli 2023.

“Kita mengenal istilah sekolah berbasis masyarakat. Yang bis akita tafsirkan masyarakat memiliki peran penting terhadap kemajuan sekolah. Akan tetapi, yang perlu digarisbawahi, masyarakat jangan hanya dilibatkan sebatas untuk sumbangan atau mencari murid semata,” ujar pria yang akrab disapa Mas Set itu.

“Melalui forum ini, saya mengajak kita semua, bahwa sekolah harus mencerminkan nilai-nilai, norma, serta kekayaan budaya yang ada di masyarakat,” imbuh dia.

Baca Juga :  Gudep Taufiqurrahman Banuaju Timur Sukses Gelar Ramadan Berbagi

Mas Set juga menyampaikan apresiasinya pada panitia jamasan yang telah melibatkan masyarakat pendidikan. Kehadiran pada siswa dan mahasiswa, tambah Wahedi, merupakan momentum menata masa depan peradaban yang lebih baik.

Alumni Pascasarjana UGM Jogjakarta itu juga menjelaskan, tradisi jamasan pusaka bukan sekadar identitas budaya. Akan tetapi menjadi modal sekaligus kekayaan budaya untuk membaca berbagai peluang di era globalisasi.

Pelestarian budaya jangan dimaksudkan sebagai merawat warisan leluhur semata, apalagi sekadar nostalgia. Merawat tradisi adalah modal kita untuk membaca berbagai peluang di era globalisasi ini,” terangnya.

Baca Juga :  Maksimalkan Sekolah Ramah Anak, Disdik Sumenep Gelar Kegiatan Bimtek Sekolah Responsif Gender

Ke depan, pihaknya akan terus mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk menguatkan muatan lokal di satuan pendidikan.

“Selama ini, kita berupaya dan meyakinkan dinas pendidikan untuk mewajibkan muatan lokal di sekolah-sekolah. Tentunya muatan lokal yang meliputi banyak hal. Seperti bahasa Madura, permainan tradisional, pra-karya, tradisi dan sebagainya,” pungkasnya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:22 WIB

KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:29 WIB

Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Psychological Safety

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:52 WIB

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB