Dosen HTN UIN Jogja Nilai Timsel KPU-Bawaslu Pilihan Jokowi Berpontensi Ciptakan Conflict of Interest

Redaksi Nolesa

Selasa, 12 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gugun El Guyanie, Sekretaris Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suka Jogjakarta

Gugun El Guyanie, Sekretaris Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suka Jogjakarta

Yogyakarta, nolesa.com – Gugun El Guyanie, dosen UIN SUKA Jogjakarta menilai bahwa Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU-Bawaslu yang dipilih oleh Presiden Jokowi dapat menimbulkan conflict of intrest.

Pihaknya menilai, conflict of interest itu dapat tercipta karena dari 11 Timsel KPU-Bawaslu yang tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) No. 120/P/2021 tentang Pembentukan Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Masa Jabatan 2022-2027 itu karena lebih banyak merepresentasikan ormas tertentu.

Baca Juga :  Ketua Fraksi PDI Perjuangan Lamongan Soroti Program Pengentasan Kemiskinan

“Maka, potensi conflict of interest dengan para calon komisioner sangat tinggi. Bahkan berpotensi muncul para calon komisioner titipan, yang diusung oleh ormas dan gerbong kepentingan kelompok,” katanya dalam pernyataan tertulis, Selasa (12/10/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan bahwa, sebagai dampak lanjutan dari  para timsel yang tidak netral ini, yang banyak merepresentasikan ormas tentu ini akan sulit untuk mendorong kerja timsel yang independen. Karena mereka punya kedekatan atau bahkan memang merupakan titipan orang-orang parpol dan ormas-ormas tertentu.

Baca Juga :  Terkait OTT Bupati Ponorogo, Said Abdullah Tegaskan PDIP Hormati Proses Hukum

“Hampir semua peserta pemilu membutuhkan kedekatan dengan KPU dan Bawaslu. Wajar kalau parpol bahkan ormas selalu punya orang titipan di KPU dan Bawaslu, dari pusat sampai kabupaten, bahkan di level KPPS,” tambahnya, sebagaimana dikutip akurat.co.

Oleh karena itu, dosen yang juga merupakan Sekretaris Program Studi HTN UIN Jogja itu berharap agar publik tak enggan untuk mengawasi proses seleksi yang dilakukan oleh timsel pilihan Jokowi ini.

Baca Juga :  PKB Deklarasikan Bacabup Sumenep Awal Juli, Direktur Jong Sumekar: Itu Pepesan Kosong

“Jangan sampai ada main mata, antara tim seleksi dengan calon komisioner,” pungkasnya. (AF/11)

Berita Terkait

Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029
PDIP Bangkalan Panaskan Mesin Politik, 18 PAC Resmi Dilantik
Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD
Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU
Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser
Said Abdullah Tegaskan Kedekatan PDIP Jatim dengan NU
Kata Kang Cucun Soal Visi Besar PKB
9 Kandidat Ketua DPC PKB Sumenep Bakal Ikut UKK

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:25 WIB

PDIP Bangkalan Panaskan Mesin Politik, 18 PAC Resmi Dilantik

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Minggu, 26 April 2026 - 18:30 WIB

Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU

Minggu, 26 April 2026 - 15:13 WIB

Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:44 WIB