Dinas Kesehatan Sumenep Maksimalkan Fungsi Puskesmas Pembantu dalam Melayani Masyarakat

Redaksi Nolesa

Rabu, 3 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Sumenep Maksimalkan Fungsi Puskesmas Pembantu dalam Melayani Masyarakat

Dinas Kesehatan Sumenep Maksimalkan Fungsi Puskesmas Pembantu dalam Melayani Masyarakat

Sumenep, NOLESA.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) terus berupaya memaksimalkan fungsi Puskesmas Pembantu (Pustu).

Salah satu upaya yang dilakukan Dinkes P2KB Sumenep dalam memaksimalkan fungsi Pustu yakni dengan menyelesaikan legalitas tanah yang ditempati bangunan Pustu.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep dokter Ellya Fardasah melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Siti Khairiyah menjelaskan dari laporan hasil monitoring dan evaluasi (monev) Pustu periode triwulan kedua semester satu tahun 2024, terdapat beberapa isu yang mempengaruhi pelayanan kesehatan di masyarakat. Salah satunya berkaitan dengan peran dan fungsi Pustu.

“Dari total 65 Pustu yang ada di Kabupaten Sumenep, 10 di antaranya mengalami kerusakan berat dan tidak beroperasi, sementara 55 lainnya masih berfungsi. Kendala utama yang dihadapi Dinkes Sumenep adalah status kepemilikan tanah tempat Pustu berada,” ungkap Kabid Siti Khairiyah, Rabu 3 Juli 2024.

Kemudian, lanjut Kabid Siti Khairiyah, dari total 65 Pustu, hanya 16 yang berdiri di atas tanah milik Pemkab Sumenep atau milik negara. Sisanya, sebanyak 50 Pustu, berdiri di atas tanah dengan status kepemilikan yang beragam, di antaranya milik caton desa (24), milik pribadi (9), tanah hibah dengan administrasi lengkap (10), tanah dengan status tidak jelas (5), dan tanah milik PT KAI (1).

Baca Juga :  Gema Takbir Virtual di Sumenep Berjalan Lancar

“Kami menghadapi tantangan besar terkait legalitas tanah tempat Pustu berdiri. Ini sangat mempengaruhi operasional dan pelayanan kesehatan di lapangan,” papar dia.

Oleh sebab itu, pihaknya terus berusaha mengatasi kendala tersebut, Dinkes Sumenep telah mengambil beberapa langkah strategis. Pertama, hasil monev telah dilaporkan kepada atasan dan diteruskan ke bagian aset untuk tindak lanjut lebih lanjut.

Kedua, dilakukan koordinasi intensif dengan kepala puskesmas untuk bekerjasama dengan pihak desa terkait legalitas tanah.

“Kami mendorong kepala Puskesmas untuk aktif berkoordinasi dengan pihak desa guna menyelesaikan masalah legalitas tanah ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Gerilya, KIM Kabupaten Sumenep Segera Bentuk KIM Kecamatan Dungkek

Ketiga, Dinas Kesehatan memfasilitasi pengurusan sertifikat tanah bagi Pustu yang sudah jelas status kepemilikannya, baik yang merupakan milik pemkab, negara, maupun tanah hibah.

Dari upaya tersebut, Dinas Kesehatan Sumenep berharap dapat meningkatkan jumlah Pustu yang beroperasi secara optimal dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Dengan semangat Bismillah Melayani kami optimis kendala terkait kepemilikan tanah dapat segera teratasi sehingga pelayanan kesehatan di Pustu dapat berjalan lebih baik dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

KMSY Perkuat Persaudaraan dengan Festival
Sukses Majukan Koperasi, Bupati Sumenep Dinobatkan sebagai Pembina Koperasi Andalan 2024
Nama-nama ini Memiliki Peran Bagi Bupati Sumenep dalam Meraih Gelar Doktor
Kabag Helmi Yakin Gelar Doktor Bupati Sumenep Akan Membawa Perubahan
Predikat Cumlaude, Bupati Sumenep Resmi Sandang Gelar Doktor dari Unmer Malang
Aksi Mahasiswa Sumenep Antisipasi Kekerasan Seksual
Deklarasi Bacabup Sumenep Jadi Kado Spesial Harlah PKB ke-26, Ini Dia Sosoknya
Baznas Sumenep Serahkan Bantuan Alat Usaha kepada Perempuan Kepala Keluarga

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 23:00 WIB

KMSY Perkuat Persaudaraan dengan Festival

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:25 WIB

Nama-nama ini Memiliki Peran Bagi Bupati Sumenep dalam Meraih Gelar Doktor

Jumat, 12 Juli 2024 - 13:57 WIB

Kabag Helmi Yakin Gelar Doktor Bupati Sumenep Akan Membawa Perubahan

Jumat, 12 Juli 2024 - 13:00 WIB

Predikat Cumlaude, Bupati Sumenep Resmi Sandang Gelar Doktor dari Unmer Malang

Jumat, 12 Juli 2024 - 07:00 WIB

Aksi Mahasiswa Sumenep Antisipasi Kekerasan Seksual

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:55 WIB

Deklarasi Bacabup Sumenep Jadi Kado Spesial Harlah PKB ke-26, Ini Dia Sosoknya

Selasa, 9 Juli 2024 - 15:00 WIB

Baznas Sumenep Serahkan Bantuan Alat Usaha kepada Perempuan Kepala Keluarga

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:30 WIB

29 Atlet Indonesia Lolos Olimpiade 2024 di Paris, Ini Daftarnya

Berita Terbaru

Moh. Aqil (Foto: dokumen pribadi)

Puisi

Puisi-puisi Moh Aqil Madura

Minggu, 14 Jul 2024 - 13:35 WIB

Miftahol Hendra Efendi (Foto: dokumen pribadi)

Mimbar

Kegagalan Data Sosial, Ironi Kesejahteraan Pamekasan

Minggu, 14 Jul 2024 - 08:30 WIB

Keluarga Mahasiswa Sumenep Yogyakarta (KMSY) gelar KMSY Festival, Sabtu 13/7/2024 (Foto: nolesa.com)

Daerah

KMSY Perkuat Persaudaraan dengan Festival

Sabtu, 13 Jul 2024 - 23:00 WIB

Warga kampung lagi duduk dan ngobrol santai di sebuah gubuk (Foto: nolesa.com)

Mimbar

Ngampunglah Selagi Mampu

Sabtu, 13 Jul 2024 - 21:46 WIB

Mimbar

Mencermati Pembubaran Diri Jamaah Islamiyah

Sabtu, 13 Jul 2024 - 05:30 WIB