Dewan Sumenep Dukung Gagasan Digitalisasi Penarikan PAD

Redaksi Nolesa

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Sumenep Dukung Gagasan Digitalisasi Penarikan PAD (Foto: Ist)

Dewan Sumenep Dukung Gagasan Digitalisasi Penarikan PAD (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Komisi II DPRD Sumenep menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan digitalisasi penarikan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Dukungan itu disampaikan usai menerima audiensi dari PC PMII Sumenep di kantor DPRD, Selasa, 3 Februari 2026.

Ketua Komisi II DPRD Sumenep Faisal Muhlis menilai, pemanfaatan QRIS merupakan langkah strategis untuk menekan potensi kebocoran PAD, khususnya di sektor pariwisata dan UMKM.

Menurutnya, di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin digital, sistem pembayaran non-tunai sudah menjadi kebutuhan.

“Kami sepakat dengan gagasan ini karena dinilai efektif untuk meminimalisir kebocoran PAD, utamanya di destinasi wisata,” ujarnya.

Namun demikian, Faisal menegaskan penerapan QRIS harus dilakukan secara bertahap dan terencana.

Selain menyiapkan regulasi dan anggaran, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) juga perlu diperhatikan agar sistem berjalan optimal dan aman dari risiko serangan digital.

Baca Juga :  Mengenang Jasa Bung Karno, Pemkab Sumenep Gekar Doa untuk Sang Proklamator

Ia mengakui, belum semua masyarakat terbiasa menggunakan dompet digital. Karena itu, diperlukan skema transisi agar penerapan QRIS tidak menghambat aktivitas ekonomi.

Salah satu opsi yang dikaji yakni pengelola destinasi wisata menyediakan saldo khusus, sehingga pembayaran tunai dari pengunjung dapat langsung dikonversi menjadi transaksi non-tunai.

“OPD dan pihak perbankan harus sama-sama mempersiapkan kebijakan, anggaran, serta SDM yang kompeten. Ini tidak bisa instan, harus dirancang matang,” tegasnya.

Sementara itu, dalam audiensi tersebut PC PMII Sumenep menyoroti masih lemahnya sistem pencatatan transaksi yang dinilai berdampak pada optimalisasi PAD.

Baca Juga :  Sejak UHC Diluncurkan Bupati Fauzi, 99 Persen Masyarakat Sumenep Berobat Gratis di RUSD Moh Anwar

Mereka mengusulkan agar pemerintah daerah memaksimalkan penggunaan QRIS, termasuk melalui peran Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar sebagai BUMD penyedia layanan transaksi digital.

Komisi II berharap, melalui digitalisasi sistem pembayaran, potensi PAD Kabupaten Sumenep dapat tergali lebih maksimal dan transparan, seiring pertumbuhan sektor UMKM dan pariwisata dalam beberapa tahun terakhir. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB