Deklarasi Pemilu 2024 Damai dan Sejuk, Lora-Santri Madura Gelar Istighosah dan Dzikir Akbar

Redaksi Nolesa

Kamis, 1 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Dalam rangka mewujudkan Pemilu 2024, aman dan damai Paguyuban Lora dan Santri Madura menggelar Istighasah dan Dzikir Akbar.

Istigasah dan Dzikir Akbar oleh Paguyuban Lora dan Santri ini digelar Rabu kemarin 31 Januari 2024, di Pondok Pesantren Darul Ulum, Banmaleng, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Giliraja, Istighosah dan Dzikir Akbar digelar sebagai ikhtiar masyarakat, utamanya kalangan kiai dan santri, untuk mendorong kontestasi Pemilu 2024 damai dan sejuk. Dalam upaya penguatan kesadaran politik masyarakat, Paguyuban Lora dan Santri Madura bersama MWC NU Giliraja berkomitmen mengawal proses pemilu damai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir pada kegiatan tersebut sejumlah kiai yang sekaligus pengurus Mustasyar dan Syuriah MWC NU Giliraja, antara lain K. Mulyadi, KH. Ainur Rahman, K. Muhammad Adi Aziz, K. Abd. Halim Al A’la, K. Adam, dan K. Abd. Ghani. Selain itu, hadir sejumlah tokoh masyarakat, baik dari perangkat pemerintah hingga pengurus organisasi keagamaan di wilayah setempat.

Baca Juga :  Pelaku Usaha Didorong Aktif Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

Dalam sambutannya, Ketua Paguyuban Lora dan Santri Madura sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, K. Adam menjelaskan, kegiatan istighosah ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, kata dia, istighosah dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad dan Harlah ke-101 Nahdlatul Ulama.

“Kedua, dan tak kalah penting, istighosah dan dzikir dalam rangka bermunajat untuk membawa suasana pemilu 2024 bebas dari keretakan sosial, disintegrasi dan perpecahan dalam masyarakat. Kita mengetuk jalur langit dengan harapan proses pemilu 2024 berjalan aman, sejuk, damai, dan berkualitas,” terang K. Adam.

Dijelaskan K. Adam, Pemilu 2024 merupakan proses politik dalam rangka memilih calon pemimpin eksekutif hingga legislatif. Tentu, pemilihan pemimpin akan selalu ada percik konflik. Namun begitu, lanjut dia, kedewasaan politik harus menguatkan masyarakat sebagai pemilih untuk tetap berpegang pada prinsip persaudaraan dan keadaban.

Baca Juga :  Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tegaskan Arti Pengorbanan

“Berbeda pilihan tentu saja boleh. Tetapi, dalam proses pemilu, perbedaan pilihan jangan sampai menjadi alasan permusuhan dan konflik horisontal dalam masyarakat. Menghargai pilihan politik dengan tetap mengedepankan keadaban, persaudaraan, dan welas asih,” terangnya.

Sementara itu, Ketua MWC NU Giliraja, Ach. Fauzan, menerangkan, ikhtiar untuk menyejukkan Pemilu 2024 juga menjadi tanggungjawab semua orang, tidak hanya pemerintah. Nahdlatul Ulama Giliraja, lanjutnya, juga bertanggungjawab untuk meminimalisir potensi kerusuhan, permusuhan, dan disintegrasi masyarakat jelang dan pasca pemilu.

“Kami mengajak semua orang, tokoh agama, pemangku kebijakan, masyarakat umum, untuk bersama-sama mengawal Pemilu 2024 besok tetap aman tanpa permusuhan. Kami berharap, kiai dan santri nahdliyyin di setiap dusun dan kampung mampu mengajak masyarakat untuk memilih dengan santun dan damai,” terang dia.

Baca Juga :  Vaksinasi Drive THRU, Sasar Pengemudi dan Wisatawan Kota Batu

“Dalam proses politik yang tentu saja eskalasinya sudah makin tinggi ini, kami berharap penyelenggara pemilu dan tokoh agama mampu mengedukasi masyarakat untuk tidak menggunakan isu SARA dalam pemilu. Bagaimanapun, isu ras dan agama mampu meretakkan keakraban bersaudara,” tutupnya.

Untuk diketahui, kegiatan yang dihadiri ratusan undangan berlangsung khidmat dan tertib. Pembacaan istighosah dan dzikir akbar dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, K. Huda. Setelah itu, pembacaan teks Deklarasi Damai yang berisi lima poin komitmen dibacakan K. Huda dan diikuti oleh semua undangan. Kegiatan diakhiri dengan doa yang dipimpin K. Abd. Halim Al A’la.

Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando
SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam
Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 11:02 WIB

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando

Selasa, 15 September 2026 - 11:34 WIB

SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam

Senin, 14 September 2026 - 20:18 WIB

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Berita Terbaru

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB

Nasional

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 Sep 2026 - 19:52 WIB