Datangi Kemensos, Komisi IV DPRD Sumenep Kawal Hak Kesehatan Warga Kurang Mampu

Redaksi Nolesa

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Datangi Kemensos, Komisi IV DPRD Sumenep Kawal Hak Kesehatan Warga Kurang Mampu (Foto: Istimewa)

Datangi Kemensos, Komisi IV DPRD Sumenep Kawal Hak Kesehatan Warga Kurang Mampu (Foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep mendatangi Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk mempertanyakan penghapusan sejumlah penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang belakangan dikeluhkan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas keresahan warga yang kehilangan akses jaminan kesehatan dari pemerintah.

Audiensi dengan Kemensos berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV DPRD Sumenep turut didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep Arif Firmanto dan Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Mulyadi, mengatakan pihaknya sengaja datang langsung ke Kemensos untuk meminta penjelasan terkait penghapusan data penerima PBI JK yang dinilai berdampak besar terhadap masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, penghapusan tersebut menimbulkan keresahan karena program PBI JK selama ini menjadi salah satu penopang utama masyarakat rentan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.

“Kami membawa keluhan masyarakat ke Kemensos agar ada penyelesaian karena kurang lebih 90 penerima dihapus dalam daftar penerima iuran kesehatan. Dampaknya tidak baik bagi masyarakat,” ujar Mulyadi.

Baca Juga :  Bupati Bangkalan Apresiasi PORSADIN, Santri Didorong Jadi Generasi Unggul

Politisi Partai Demokrat itu menjelaskan, sebagian masyarakat yang namanya terhapus sangat bergantung pada program bantuan iuran kesehatan tersebut. Karena itu, kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan ekonomi dan membutuhkan jaminan kesehatan untuk berobat.

“Bagi keluarga rentan atau masyarakat tidak mampu, iuran kesehatan dari negara itu sangat dibutuhkan. Sehingga hal ini menjadi kegundahan masyarakat,” katanya.

Mulyadi menegaskan, kedatangan Komisi IV DPRD Sumenep ke Kemensos bertujuan agar pemerintah pusat melakukan peninjauan ulang terhadap data penerima PBI JK yang telah dihapus. DPRD berharap masyarakat yang memang memenuhi syarat tetap dapat memperoleh perlindungan kesehatan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Bantuan BSPS Senilai Rp20 Juta, Bupati Fauzi Cek Hasilnya

“Kami ingin nantinya ada solusi yang baik dan penerima yang berhak tetap mendapatkan perlindungan kesehatan berkelanjutan,” tuturnya.

Berdasarkan hasil temuan Komisi IV DPRD Sumenep, terdapat sekitar 90 warga yang namanya tidak lagi tercantum sebagai penerima bantuan iuran kesehatan. Padahal, mereka selama ini menggantungkan akses layanan kesehatan melalui program tersebut.

DPRD Sumenep berharap persoalan itu segera mendapat solusi agar masyarakat tidak kehilangan hak memperoleh layanan kesehatan, terutama bagi warga kurang mampu yang membutuhkan jaminan kesehatan dari pemerintah. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB