Sumenep, NOLESA.com – Pembangunan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dimulai.
Dimulainya pembangunan gedung baru DPRD Sumenep itu ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Bupati Haji Achmad Fauzi Wongsojudo, Senin 21 Agustus 2023.
Gedung baru DPRD Sumenep itu terletak di Jalan Raya Trunojoyo, Gedungan, Kecamatan Batuan, Sumenep. Bangunan itu dianggarkan dana sebesar Rp100.93.000.000,- lebih.
Groundbreaking atau peletakan batu pertama itu dihadiri Bupati Haji Achmad Fauzi Wongsojudo, Ketua DPRD KH. Abd. Hamid Ali Munir, Sekda Edy Rasiyadi, Kadis PUTR Eri Susanto, Dandim 0827 Letkol Donny Czi Pramudya.
Selain itu, Wakil Pimpinan DPRD setempat beserta dari pemenang tander PP Urban dan perusahaan pengawasan Yodya Karya. Semua terlihat kompak menyaksikan peletakan batu pertama gedung DPRD Sumenep yang baru.
Pada kesempatan itu, Bupati Ji Fauz menjelaskan pembangunan gedung baru DPRD Sumenep sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda).
“Sebagaimana dalam Perda, bangunan ini akan dilengkapi dengan simbol-simbol bangunan kuno khas Sumenep,” kata Bupati Ji Fauzi.
Politisi muda PDI Perjuangan itu juga mengungkapkan bahwa gedung DPRD Sumenep yang baru itu menggunakan konsep go green. Hal untuk menyesuaikan dengan karakteristik anggota DPRD Sumenep yang kebanyakan ahli hisap atau perokok.
“Kalau tidak merokok, teman-teman anggota DPRD inovasinya gak keluar. Dan ini merupakan harapan kita bangunan yang mengusung konsep go green pertama di Madura,” kelakarnya di depan undangan.
Suami Hj. Nia Kurnia itu berharap pembangunan yang ditarget selesai dalam 420 hari kalender berjalan sesuai dengan aturan yang ada.
Menambahkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Eri Susanto menjelaskan pelaksana pembangunan gedung baru DPRD Sumenep itu adalah PT PP Urban.
“Kontraknya sudah ditanda tangani pada 4 Agustus 2023 kemarin,” ujarnya.
Kadis Eri juga mengungkapkan dasar hukum pelaksanaan pembangunan gedung baru DPRD Sumenep itu mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah.
Berikutnya, lanjut mantan Kadis PU Pengairan itu, dasarnya lagi adalah nota kesepakatan bersama antara Buapati Sumenep dengan DPRD Nomor 415.4/10177/435.023/2022 dan 415.4/20/435.050/2022 tentang pelaksanaan kegiatan pelaksnaana kegiatan pekerjaan pembangunan gedung kantor DPRD Sumenep.
Selain itu, juga SK Bupati Sumenep Nomor 188/95/Kep/435.013/2023 tentang penetapan pekerjaan kontruksi rancang dan bangun gedung DPRD Sumenep tahun anggaran 2023-2024.
“Dan surat perjanjian Nomor 600.1.15.2/190/KTR/435.108.4/2023 tentang paket belanja modal bangunan gedung kantor kontruksi DPRD Sumenep tahun anggaran 2023-2024,” paparnya.
Sementara, Direktur PT PP Urban, Adian menegaskan pelaksanaan pembangunan gedung baru DPRD Sumenep akan dilakukan secara terbuka dan profesional berdasarkan Good Government.
Terkait konsep bangunan, kata Adian, bangunan baru itu menggunakan konsep desain and bluid dimana scope pekerjaannya melingkungi struktur, arsitektur, lanskip pada lahan seluas 9.776 meter persegi.
“Kelebihan bangunan ini menyesuaikan dengan gedung hijau, tipe fasat atap joglo sesuai ciri khas Kabupaten Sumenep,” ungkap Adian menyakinkan.
Penulis : Rusydiyono
Editor : Ahmad Farisi