Bupati Fauzi Terima Anugerah Bapak Moderasi Beragama dari FKUB Sumenep

Redaksi Nolesa

Selasa, 27 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menerima anugerah Bapak Moderasi Beragama dari FKUB Sumenep, Senin malam 26/8/2024 (foto: ist)

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menerima anugerah Bapak Moderasi Beragama dari FKUB Sumenep, Senin malam 26/8/2024 (foto: ist)

Sumenep, NOLESA.com – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menerima anugerah Bapak Moderasi Beragama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumenep.

Anugerah Bapak Moderasi Beragama kepada Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo itu bersamaan dengan acara pagelaran seni dan budaya yang diadakan FKUB Sumenep, di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS) Senin malam 26 Agustus 2024.

Baca Juga :  Datangi Horeca di Sumenep, Tim Monitoring Pastikan Distribusi LPG Bersubsidi Tepat Sasaran

Atas anugerah tersebut, Bupati H. Fauzi menyampaikan terimakasih kepada FKUB Sumenep yang terus mengibarkan bendera perdamaian dan kerukunan atar umat beragama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hidup rukun antar agama di Kabupaten Sumenep ini kedepan harus terus ditingkatkan dan dipertahankan dalam upaya menjaga perdamaian dan toleransi antar umat beragama,” kata Bupati H. Fauzi.

Baca Juga :  PW ISNU Jatim Masa Khidmat 2023-2028 Resmi Dilantik, Wapres Kiai Ma'ruf Amin Ingatkan Tugas Sarjana NU

Ketua FKUB Sumenep, KH. Qusyairi Zaini menjelaskan acara pagelaran seni budaya dan penganugerahan Bapak Moderasi Beragama kepada Bupati H. Fauzi merupakan upaya untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan antar beragama.

Baca Juga :  RSUD Sumenep Tambah Alat Kesehatan, Terbaru Ada Mammogram untuk Deteksi Kanker Payudara

“Kita harus sadar bahwa kedamaian, suasana yang kondusif adalah cita-cita kita bersama. Karena tidak ada agama yang menginginkan perpecahan, melainkan membawa perdamaian,” tegas Kiai Qusyai.

Pagelaran seni dan budaya itu menampilkan berbagai kreasi dari lintas agama. Antara lain, Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, dan Konghucu.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan
Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa
Pemkab Bangkalan Perkuat Pendapatan Daerah dan Validasi DTSEN
PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah
Polresta Sumenep Gelar Anev Kamtibmas, Evaluasi Kinerja dan Situasi Keamanan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 00:38 WIB

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan

Selasa, 8 September 2026 - 00:06 WIB

Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa

Senin, 7 September 2026 - 23:27 WIB

PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM

Berita Terbaru