Begini Tanggapan Anggota Komisi I DPRD Sumenep Terkait KDMP

Redaksi Nolesa

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Hairul Anwar (foto: humas DPRD Sumenep)

Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Hairul Anwar (foto: humas DPRD Sumenep)

SUMENEP, NOLESA.COM – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Hairul Anwar mendorong pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan pendekatan berbasis potensi lokal.

Kata politikus PAN ini, upaya tersebut dinilai strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mewujudkan pemerataan pembangunan.

Legislator yang akrab disapa Hairul ini menyatakan bahwa koperasi desa tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang krusial dalam memberdayakan masyarakat.

“Peningkatan ekonomi melalui desa sangat tepat, karena potensi tiap desa berbeda. Koperasi harus menyesuaikan dengan potensi yang dimiliki desa tersebut,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pengembangan koperasi harus disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah. Desa dengan potensi pertanian, misalnya, perlu mengembangkan koperasi berbasis sektor agraris, sementara desa pesisir dengan potensi perikanan membutuhkan skema koperasi yang berbeda.

Menurut Hairul, pendekatan ini akan menjadikan koperasi tidak sekadar lembaga ekonomi, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat dari tingkat bawah.

Baca Juga :  Tingkatkan Soliditas dengan PKK Kecamatan, TP PKK Sumenep Gelar Silaturahim Setelah Idul Fitri

Ia menilai, peningkatan kesejahteraan warga membutuhkan kebijakan yang berpihak pada rakyat serta dukungan anggaran yang memadai.

“Jika ingin ada perubahan, tentu harus ada kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit,” tegasnya.

Pria murah senyum ini menambahkan, program penguatan koperasi desa sejalan dengan tujuan utama negara untuk menyejahterakan rakyat. Ia optimistis, jika dikelola dengan baik, pembangunan akan semakin merata dan taraf hidup masyarakat akan meningkat.

Baca Juga :  Tak Perlu ke Luar Kota, Arinna Hidayah Salon & SPA Resmi Hadir di Sumenep

Data yang ia sampaikan menunjukkan bahwa sekitar 74 persen penduduk Indonesia bekerja sebagai petani, nelayan, dan pekebun.

Namun demikian, Hairul mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelolanya. Pengurus koperasi dituntut memiliki kemampuan manajerial yang memadai agar pengelolaan koperasi dapat optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pengelolaan koperasi harus diimbangi dengan kualitas SDM pengurusnya agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tandasnya. (*)

Penulis : Wail Arrifki

Berita Terkait

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan
Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa
Pemkab Bangkalan Perkuat Pendapatan Daerah dan Validasi DTSEN
PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah
Polresta Sumenep Gelar Anev Kamtibmas, Evaluasi Kinerja dan Situasi Keamanan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 00:38 WIB

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan

Selasa, 8 September 2026 - 00:06 WIB

Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa

Senin, 7 September 2026 - 23:27 WIB

PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM

Berita Terbaru