Bappeda Sumenep Dorong Potensi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Redaksi Nolesa

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng. (Foto: Ist)

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng. (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Pengembangan ekonomi daerah di Kabupaten Sumenep diarahkan untuk lebih bertumpu pada kekuatan yang dimiliki masing-masing wilayah.

Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mendorong agar potensi lokal tidak hanya dimanfaatkan sebagai sumber produksi, tetapi mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, mengatakan arah pembangunan daerah harus melihat potensi yang tersedia sebagai modal utama untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari meningkatnya angka pertumbuhan ekonomi. Dampak pembangunan terhadap pendapatan, kesempatan kerja, dan kesejahteraan masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

Baca Juga :  Di Penghujung 2023, Pemprov Jatim Ganjar DKPP Sumenep dengan Tiga Penghargaan Karena Sukses Kendalikan PMK

“Potensi lokal harus menjadi kekuatan utama pembangunan. Daerah tidak bisa terus bergantung pada faktor dari luar jika ingin memiliki daya saing yang berkelanjutan,” katanya, Rabu, 20 Agustus 2026.

Sumenep sendiri memiliki beragam sektor yang berpotensi dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah. Di antaranya pertanian, perikanan dan kelautan, produksi garam, pariwisata, hingga sektor ekonomi kreatif.

Kaban Arif menyebut setiap potensi tersebut membutuhkan pola pengembangan yang berbeda. Karena itu, perencanaan pembangunan harus disesuaikan dengan karakteristik serta keunggulan yang dimiliki masing-masing wilayah.

Pengembangan sektor unggulan juga tidak cukup hanya meningkatkan hasil produksi. Menurut Arif, mata rantai ekonomi perlu diperkuat mulai dari proses pengolahan, distribusi hingga pemasaran agar produk lokal memiliki nilai tambah dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

Baca Juga :  Alasan Bupati Fauzi Tunjuk Raden Achmad Syahwan Effendy sebagai Plt Sekda Sumenep

“Pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bappeda mendorong keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, serta masyarakat perlu membangun kerja sama sesuai peran masing-masing.

Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk memperkuat berbagai kebutuhan pendukung, seperti inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, hingga membuka akses pasar bagi produk dan usaha masyarakat.

Di sisi lain, pemanfaatan potensi daerah tetap harus dilakukan secara bertanggung jawab. Arif menekankan pentingnya memperhitungkan kondisi sosial dan kelestarian lingkungan dalam setiap kebijakan pengembangan potensi lokal.

Baca Juga :  Anggota Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Ingin Layanan Kesehatan Lebih Manusiawi

Dengan pendekatan tersebut, sumber daya yang dimiliki Sumenep diharapkan tidak hanya menghasilkan keuntungan ekonomi dalam jangka pendek. Pengelolaan yang terarah juga dapat menjadi dasar untuk membangun ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Arif mengatakan, tujuan akhirnya adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, bukan hanya terkonsentrasi pada sektor, kelompok, atau wilayah tertentu.

“Penguatan potensi lokal pada akhirnya diarahkan untuk membangun perekonomian yang inklusif. Pertumbuhan tidak hanya terkonsentrasi pada kelompok atau wilayah tertentu,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rifan Anshory

Berita Terkait

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren
Bupati Sumenep Sebut Santri Punya Peran Penting dalam Politik dan Pemerintahan
Bupati Fauzi Pastikan Sembilan Nelayan Sumenep Dipulangkan ke Pulau Ra’as
Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Bupati Bangkalan Ajak Santri Berkontribusi Menuju Indonesia Emas
HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Santri Jadi Wirausaha Muda dan Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Bupati Sumenep Sebut Santri Punya Peran Penting dalam Politik dan Pemerintahan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bupati Fauzi Pastikan Sembilan Nelayan Sumenep Dipulangkan ke Pulau Ra’as

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB