Selama Dua Hari Bupati Fauzi Wajibkan Seluruh Pegawai di Lingkungan Pemkab Sumenep Kenakan Pakaian Adat Keraton

Redaksi Nolesa

Rabu, 27 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Fauzi di kediamannya pada suatu kesempatan (foto/istimewa)

Bupati Fauzi di kediamannya pada suatu kesempatan (foto/istimewa)

Sumenep, nolesa.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Achmad Fauzi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 556/1826/435.108.3/2021 tentang pemakaian baju adat bangsawan memperingati Hari Jadi ke-752 Kabupaten Sumenep.

Diterangkan, pemakaian baju adat bangsawan berlaku sejak Kamis-Jum’at, tanggal 28-29 Oktober 2021 yang merupakan hari kerja efektif. Karena tanggal 30-31 hari Sabtu dan Minggu.

Hal itu dilakukan guna menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-752. Karenanya, Bupati Fauzi mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN di lingkungan Pemkab Sumenep agar memakai pakaian adat Keraton Sumenep.

Tidak hanya bagi ASN maupun non ASN, edaran tersebut juga berlaku bagi pegawai di instansi vertikal, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dosen serta guru di jajaran lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep pada saat jam kerja.

Kecuali bagi ASN yang bertugas memakai seragam khusus seperti, paramedis, petugas keamanan seperti Satpol PP dan Petugas Pemadam Kebakaran di lapangan, maka tidak diwajibkan memakai pakaian sebagaimana dalam SE itu.

Baca Juga :  Refleksi Hari Bidan Nasional, Kepala Dinkes P2KB Sumenep: Pejuang Garda Depan Siapkan Generasi Unggul

Berikutnya, khusus mahasiswa/mahasiswi perguruan tinggi serta pelajar tingkat SD, SMP, SMA Negeri dan swasta sederajat cukup mengenakan Batik Sumenep selama Kamis-Jumat.

Dijelaskan, bahwa pemerintah daerah membuat kebijakan berpakaian baju adat bangsawan, dalam rangka melestarikan adat dan budaya leluhur Sumenep yang kental dengan sejarah kerajaannya.

“Memakai baju adat juga sebagai pelestarian nilai-nilai budaya lokal sekaligus memberikan semangat aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, seperti ketokohan Arya Wiraraja sebagai pendiri Kabupaten Sumenep,” jelas Bupati Achmad Fauzi.

Baca Juga :  Di Bawah Komando Bunda Fitri, Srikandi PKB Sumenep Terus Bergerak Menebar Manfaat untuk Bangsa

Dengan momentum berharga itu, Bupati Fauzi berharap bisa menggelorakan kembali semangat perjuangan para leluhur untuk membanguan daerah, yang dilandasi oleh nilai luhur budaya khas Sumenep.

“Yang jelas, peringatan hari jadi jangan dijadikan sebagai rutinitas seremonial belaka setiap tahun, tetapi harus mengandung makna dan hakikat untuk membangun Kabupaten Sumenep lebih baik demi kesejahteraan masyarakat,” tutup suami Nia Kurnia.

Penulis : Arif
Editor : Dimas

Berita Terkait

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep
Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027
JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional
UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV
Pemkab Bangkalan Genjot Imunisasi dan Tekan Stunting Lewat Lomba Video Inovasi
Tak Perlu ke Luar Kota, Arinna Hidayah Salon & SPA Resmi Hadir di Sumenep
Pemkab Sumenep Perluas Program RTLH, Warga Diminta Jaga dan Manfaatkan Bantuan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:13 WIB

Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:46 WIB

Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:37 WIB

JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:27 WIB

UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV

Berita Terbaru