Bapaknya Anak Yatim

Redaksi Nolesa

Rabu, 4 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Fauzi berbincang dan bersenda gurau dengan sejumlah anak yatim pada pembukaan Festival Kreasi Anak Yatim di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu 19/2/2023 (foto: dokumen nolesa.com)

Bupati Fauzi berbincang dan bersenda gurau dengan sejumlah anak yatim pada pembukaan Festival Kreasi Anak Yatim di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu 19/2/2023 (foto: dokumen nolesa.com)

Sumenep, NOLESA.com – Tiga tahun silam, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menerima anugerah gelar Abul Yatama dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep.

Gelar Abul Yatama (Bapak Bagi Anak Yatim) yang diberikan Baznas Kabupaten Sumenep kepada Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo kala itu bukan semata-mata Asal Bapak Senang (ABS). Bukan sanjungan yang bisa membuat seseorang mabuk kepayang.

Abul Yatama itu dianugerahkan oleh Baznas Sumenep karena semenjak menduduki kursi M1, anak yatim mendapatkan perhatian istimewa dari suami Hj. Nia Kurnia itu. Seluruh acara pemeritahan selalu diawali dengan santunan anak yatim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu kepedulian bupati terhadap anak yatim yaitu ketika menghadiri kegiatan baik itu acara peresmian ataupun lainnya, pasti memberikan santunan kepada anak yatim sebelum acara dimulai,” kata Moh. Jazuli Ketua Baznas Sumenep kala itu, Sabtu 23 April 2022.

Baca Juga :  Semangat Hari Santri Nasional 2023, NU Sumenep Tanam Mangrove sebagai Ikhtiar Selamatkan Lingkungan

Fakta bahwa setiap acara pemerintahan, baik yang diselenggarakan di dalam gedung ataupun di lapangan terbuka diawali dengan santunan anak yatim nyata adanya. Bahkan, kalaupun acara tersebut tidak dihadiri langsung oleh Bupati Fauzi, santunan anak yatim tak pernah terlewatkan.

Bahkan, untuk kegiatan di luar pemerintahan, Bupati H. Fauzi tidak pernah absen untuk menyantuni anak yatim. Salah satunya waktu ngetrail bersama komunitas Taretan Trail Adventure Sumenep (Terraks) ke Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek.

Di sela-sela menikmati liburannya di tengah padatnya kegiatan sebagai kepala pemerintahan di Kabupaten Sumenep, Ketua DPC PDI Perjuangan itu masih menyempatkan diri mengunjungi beberapa anak yatim untuk diberi santunan.

“Selain menyalurkan hobi main motor, kegiatan ini sangat bermanfaat, karena bisa membantu meringankan beban anak yatim,” katanya waktu itu.

Baca Juga :  Benahi IGD dan Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Berpacu Jadi Rumah Sakit Rujukan Madura

Termasuk pada saat merayakan ulang tahun kelahirannya, sudah pasti mengundang anak yatim ke kediamannya di Desa Torbang. Setelah makan, diberi santunan, Bupati Fauzi pasti meminta doa kepada mereka untuk kebaikan dirinya dan Kabupaten Sumenep yang saat ini dipimpinnya.

Anugerah gelar Bapak Bagi Anak Yatim benar-benar dibuktikan dengan aksi. Kegiatan santunan anak yatim sebagai pembuka acara benar-benar dijalankan secara istiqamah oleh Bupati Fauzi. Karenanya, pada peringatan Hari Jadi Sumenep ke 753. Pada kesempatan itu, Bupati Fauzi memberikan santunan kepada 753 anak yatim, sesuai angka usia Kabupaten Sumenep.

Santunan di Hari Jadi Kabupaten Sumenep itu bukan yang terakhir. Untuk acara selanjutnya, seperti peringatan HUT RI, sudah pasti ada agenda makan bersama anak yatim. Dan, sebelum mereka pulang dari tempat acara itu sudah pasti diberi santunan oleh Bupati Fauzi.

Baca Juga :  Wakil Bupati Sumenep Paparkan ini kepada Investor, Salah Satunya Kekayaan SDA

Selain santunan, Bupati Fauzi juga berupaya memberikan ruang aktualisasi kepada anak yatim. Salah satunya melalui Festival Kreasi Anak Yatim. Acara yang digelar di Pendopo Agung Keraton itu dimaksudkan untuk memberikan ruang aktualisasi kepada mereka agar mendapatkan haknya seperti anak-anak pada umumnya.

“Mereka memiliki kemampuan yang sama, makanya haknya juga harus sama,” ucap Bupati Fauzi sangat menggelar Festival Kreasi Anak Yatim yang pertama. Minggu 19 Februari 2023.

Sebagaimana pengakuan Ketua Baznas Sumenep periode 2022-2027, Sukri, dari sekian arahan dan pesan yang disampaikan Bupati Fauzi berkaitan dengan program Baznas Sumenep, santunan anak yatim tetap menjadi prioritas yang harus disiapkan.

“Pokoknya ketika berkaitan dengan anak yatim, program Baznas yang lain nyaris terlupakan. Saya yakin itu merupakan dorongan rasa cintanya Bapak Bupati Fauzi kepada anak yatim,” kata Sukri, Selasa 4 September 2024.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren
Bupati Sumenep Sebut Santri Punya Peran Penting dalam Politik dan Pemerintahan
Bupati Fauzi Pastikan Sembilan Nelayan Sumenep Dipulangkan ke Pulau Ra’as
Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Bupati Bangkalan Ajak Santri Berkontribusi Menuju Indonesia Emas
HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Santri Jadi Wirausaha Muda dan Penggerak Ekonomi Daerah
Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bupati Fauzi Pastikan Sembilan Nelayan Sumenep Dipulangkan ke Pulau Ra’as

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Bupati Bangkalan Ajak Santri Berkontribusi Menuju Indonesia Emas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB