Aktivis Dukung Raperda Tambak Udang Usulan DPRD Sumenep

Redaksi Nolesa

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Founder Alajer Nusantara, Moh. Mahshun Al Fuadi (for NOLESA.COM)

Founder Alajer Nusantara, Moh. Mahshun Al Fuadi (for NOLESA.COM)

SUMENEP, NOLESA.COM – Founder Alajer Nusantara, Moh. Mahshun Al Fuadi, mendukung penuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pedoman Pengendalian Pencemaran Air Permukaan bagi Usaha Tambak Udang, usulan DPRD Kabupaten Sumenep.

Menurut Fuad, sapaan akrabnya, regulasi tersebut akan mendorong terciptanya ekosistem industri tambak udang yang baik dan sehat.

“Ini patut diapresiasi. Sebab, memang sudah saatnya Sumenep memiliki aturan main dalam industri tambak udang, terutama di sektor lingkungan, agar tidak tercemar,” ungkap Fuad, Kamis, 17 Juli 2025.

Fuad mengatakan, massifnya industri tambak udang tidak bisa terelakkan di Sumenep. Karena itu, hadirnya Raperda ini sangat krusial.

“Pembangunan itu memang harus seleras dengan dampak lingkungannya. Makanya penting pembangunan yang tidak mencemari sekitar. Harus ramah lingkungan,” tambahnya.

Baca Juga :  Serapan Anggaran Selalu Telat, DPRD Sumenep Soroti APBD 2023

Pria yang kini aktif di PB PMII ini berharap, agar DPRD Sumenep segera merampungkan regulasi ini.

“Maka penting sekali untuk mengawal langkah DPRD ini. Setiap kebijakan yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat, perlu dikawal,” pungkasnya.

Sebelumnya, DPRD Sumenep memutuskan untuk membahas tiga Raperda strategis pada tahun 2025.

Ketiga Raperda itu meliputi Raperda tentang Pedoman Pengendalian Pencemaran Air Permukaan bagi Usaha Tambak Udang, Raperda tentang Sistem Kesehatan Daerah, serta Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Tambak Garam; serta

Baca Juga :  Sekali Dilantik, Nia Kurnia Fauzi Langsung Dapat Dua Jabatan

“Semoga Raperda usul prakarsa DPRD Kabupaten Sumenep 2025, dapat membantu kelancaran proses pembahasan di tingkat panitia khusus DPRD,” ujar Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin pada Minggu, 6 Juli lalu. (*)

Penulis : Yon

Berita Terkait

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Jumlah Hewan Kurban Pemkab Sumenep Naik Dibanding Tahun Lalu
Said Abdullah Kembali Salurkan Hewan Kurban, Khusus Madura Sebanyak 298 Ekor Sapi

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:07 WIB

Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:44 WIB