Netizen Perkirakan Prabowo-Gibran Gagal di Putaran Pertama, Ini Analisisnya

Redaksi Nolesa

Sabtu, 27 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, NOLESA.COM – Netizen memperkirakan Prabowo-Gibran akan gagal di putaran pertama pada Pilpres yang akan dilaksanakan 14 Februari mendatang.

”Analisa saya Pilpres tahun 2024 Prabowo kalah di putaran pertama,” ujarnya dalam postingan yang telah mendapat like sebanyak 1.812 suka itu.

Selain itu, dalam cuitannya di X/Twitter pada Sabtu (27/1/2024) @KakekHaikal memperkirakan capres-cawapres yang diprediksi bakal masuk ke putaran kedua adalah pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar Mahfud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada beberapa indikator mengapa menurutnya Prabowo-Gibran akan gagal masuk putaran kedua. Di antaranya:

Baca Juga :  Darul Hasyim Fath ; Wawasan Kebangsaan untuk Menangkal Paham Radikalisme

1. Tahun 2019 Prabowo mendapatkan suara terbanyak di Jawa Barat sebagai Provinsi populasi pendudukan terbanyak.dan di susuli Aceh dan Sumatra Barat.

2. Suara Prabowo di Jawa Barat dan Sumatra Barat 2019 akan lari ke Anis -Cak Imin, alasan Karna Prabowo sudah masuk dalan Struktur Pemerintahan dan membiarkan Pemerintah Membubarkan Ormas-ormas Islam pendukung prabowo dipilpres 2019 dan di anggap sebagai penghianat.

3. Prabowo Salah memilih Calon Wakilnya, karna Gibran putra presiden Jokowi yang membubarkan ormas-ormas Islam pendukung prabowo di pilpres 2019.

Baca Juga :  Sering Dianggap sebagai Partai Warisan Bung Karno, Ini Sejarah Singkat Berdirinya PDIP

4. Orang-orang yang memilih Jokowi di tahun 2019 adalah orang yang nasionalis dan itu tidak terlalu signifikan memilih Prabowo Gibran

5. Suara jokowi di tahun 2019 sebagian besar akan lari ke Ganjar -Mahfud, karna di anggap pemimpin yang merakyat dan mampu menjawab persoalan rakyat…

6. Pemilih baru akan pecah dari ke semua pasangan calon dan itu tidak terlalu Signifikan untuk masing-masing Calon…

7. Isu HAM dan isu Dinasti Politik menjadi ancaman bagi suara Prabowo -Gibran, karna banyak Anak muda sekarang sudah melek dgn Politik, apalagi keluarga korban aktivis 98 dan dan Mahasiswa terus memberikan sosiakisasi ke warga-warga yang belum mengerti terkait dengan Isu HAM dan Dinasti Politik dan Nepotisme…

Baca Juga :  Rekomendasi PDIP Beri Peluang Besar PKB Usung Kader Sendiri di Pilkada 2029

Karena itu, menurutnya, Prabowo-Gibran bakal gagal masuk putaran kedua. Sementara Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud akan bertarung di putaran kedua.

“Ganjar Mahfud berpeluang menang satu putaran dan jika terjadi 2 Putaran Ganjar dan Anies,” tulisnya.

”Begitu analisa saya. Salah atau benar nanti di buktikan 14 Febuari 2024,” tambahnya.

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Sumber Berita: X/Twitter

Berita Terkait

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat
Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting
PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi
Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:31 WIB

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:43 WIB

PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:33 WIB

PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi

Berita Terbaru