Tak Disangka, Lulusan SDI di Pelosok Desa Terpilih dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Universitas Bandar Lampung

Redaksi Nolesa

Minggu, 1 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Lahir di desa dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan bukan berarti berhenti menggapai harapan. Karena kesempatan dan peluang selalu terbuka bagi mereka yang berjuang.

Kurang lebih begitu kalimat pembuka Ach Fadhail, ketika ditanya alasannya memilih melanjutkan kuliah dari pada kerja setelah lulus di SMA Negeri 1 Gapura, Sumenep. Madura.

“Pada saatnya semua orang akan bekerja untuk menyambung hidup, tetapi pendidikan atau ilmu adalah pondasi penting, apapun pekerjaannya nanti,” kata Ach Fadhail, ketika ditemui di rumahnya di Desa Taman Sare, Dungkek, Sabtu 30 September 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Putra pertama pasangan suami istri Masyhuri dan Muslimah itu mengaku, keinginannya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi mulai tumbuh sejak duduk di bangku SMP Negeri 1 Batang-Batang.

Baca Juga :  Pesan-pesan Bupati Fauzi ketika Menghadiri Wisuda INSTIKA

Istilah kampus dan kuliah yang didengar dari guru dan temannya terekam dalam memori otaknya. Maka, menjelang lulus dari SMA Gapura tekadnya semakin bulat untuk kuliah.

“Tentu semua ini berkat restu dan dukungan kedua orang, sehingga bisa mengenyam pendidikan di Universitas Wiraraja,” kata lulusan SDI Mathaliul Anwar Taman Sare ini.

Setelah 3 semester menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unija Sumenep, Fadail mengaku semakin semangat menjalani perkuliahan.

Apalagi dia terpilih sebagai peserta pada program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Batch III yang dilaksanakan di Universitas Bandar Lampung (UBL). Dahaga akan pengetahuan semakin terasa.

Ach Fadhail (empat dari kiri) mewakili Unija Sumenep dengan bangga memakai pakaian sakera dalam program pertukaran mahasiswa merdeka di Universitas Bandar Lampung (Foto : dokumen pribadi)

“Pengalaman yang saya peroleh dalam program PMM itu sangat berharga,” ujarnya.

Tidak ingin menjadi kacang lupa kulitnya, Fadail mengaku semua pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh tersebut merupakan hasil bimbingan dan doa para guru dan dosennya dari SDI Mathaliul Anwar sampai Unija.

Baca Juga :  Prodi Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Pelatihan Literasi dan Etika Digital bagi Siswa SMK Sasmita Jaya 1

Secara khusus, dia berharap apa yang dijalani saat ini bisa menginspirasi siswa-siswi di SDI Mathaliul Anwar Taman Sare. Karena sepengetahuannya, dari sekian lulusan di sekolah tersebut baru dia yang melanjutkan kuliah.

“Pada intinya pendidikan itu penting, maka mau hidup di desa ataupun di kota harus optimis kalau kita akan mendapatkan hak yang sama, kuncinya ikhtiar dan terus berdoa,” pesa mahasiswa kelahiran 5 Februari 2004 itu.

Di tempat yang sama, Masyhuri ayah Fadail mengaku selama ini tidak banyak yang disampaikan kepada anaknya. Selain mendukung dan berdoa untuk keberlanjutan pendidikan anaknya itu.

“Kami hanya berpesan, tekadmu harus lebih besar dari keinginan kedua orang tuamu, karena ekonomi kita pas-pasan, tetapi sepanjang kamu punya kemauan kami akan berusaha, tentu dengan kekuatan doa,” kata Masyhuri.

Baca Juga :  Pengertian dan Ruang Lingkup Ilmu Politik

Selain itu, kedua orang tua Fadail tidak pernah menekan harus jadi apa setelah kuliah. Karena mereka menyadari sekuat apapun usaha seseorang pada akhirnya harus ikhlas menjalani takdir yang digariskan.

“Yang kami tanamkan kepada anak kami, adalah akhlak dan ilmu yang bermanfaat. Dan keyakinan bahwa tidak ada usaha yang sia-sia,” tegasnya.

Sebagai orang tua, selain terus bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang dilimpahkan kepada putra belahan jiwa, mereka senantiasa berterimakasih kepada para guru dan dosen yang telah membimbing Fadhail.

“Semoga apa yang diperoleh anak kami barokah, dan bermanfaat bagi agama, serta lingkungan di mana dia tinggal,” harapnya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Mahasiswa Universitas Annuqayah Madura Raih Prestasi Nasional di Ajang Business Plan
SPMB Tahun ini, Sekdaprov Riau Tegaskan Tak Ada Intervensi
UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif
Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Kini Universitas Annuqayah Tambah Fakultas Hukum
Universitas Annuqayah Teken Kerja Sama Perlindungan Kekayaan Intelektual dengan Kemenkum Jatim
Prodi Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Pelatihan Literasi dan Etika Digital bagi Siswa SMK Sasmita Jaya 1

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mahasiswa Universitas Annuqayah Madura Raih Prestasi Nasional di Ajang Business Plan

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:16 WIB

SPMB Tahun ini, Sekdaprov Riau Tegaskan Tak Ada Intervensi

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:04 WIB

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Resensi Buku

Home Sweet Loan: Mimpi Sederhana yang Ternyata Sangat Mahal

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:50 WIB

(for NOLESA.COM)

Opini

Pernikahan Dini: Tantangan Mewujudkan Keluarga Cemara

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:29 WIB

Sekdaprov Riau Syahrial Abdi (Foto: Istimewa)

Pendidikan

SPMB Tahun ini, Sekdaprov Riau Tegaskan Tak Ada Intervensi

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:16 WIB