Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumenep Meragukan Kinerja Bea Cukai dalam Memberantas Rokok Ilegal

Redaksi Nolesa

Kamis, 6 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Peredaran rokok ilegal cukai di Madura, Jawa Timur masih merajalela. Termasuk di Sumenep, rokok tanpa pita cukai sangat mudah ditemukan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep H. Zainal Arifin menilai peredaran rokok ilegal sangat merugikan negara. Jika dibiarkan pendapatan negara akan berkurang.

Padahal, kata Ji Zinal panggilan akrabnya, pendapatan negara yang bersumber dari cukai tersebut akan dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk program dana bagi hasil cukai hasil tembakau atau yang disebut DBHCHT.

“Maka jelas dana peruntukan itu akan berkurang jika peredaran rokok ilegal dibiarkan begitu saja,” katanya.

Dampak negatif lainnya jika rokok ilegal tetap dibiarkan bebas, akan memicu kekecewaan bagi industri rokok yang taat aturan.

“Apalagi sekarang juga ada rokok ilegal impor yang masuk ke Indonesia termasuk ke Sumenep,” tanya Ji Zinal dengan nada kesal.

Atas dasar itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep ini mendesak Bea Cukai Madura agar sigap dan serius dalam memberantas peredaran rokok bodong itu.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Perkuat Peran UKS sebagai Garda Terdepan Edukasi Kesehatan

Caranya cukup mudah, kata politisi senior partai besutan Megawati Soekarnoputri itu, Bea Cukai tinggal kolaborasi dengan pihak kepolisian dalam melakukan operasi pemberantasan.

“Saya berharap kepada Bea Cukai pemberantasan rokok ilegal diselesaikan secara konstitusi. Itupun kalau Bea Cukai mau serius,” ajak Ji Zinal seraya menantang.

Masih kata Ji Zinal, pihaknya mendesak Bea Cukai serius memberantas rokok ilegal tujuannya tidak semata-mata karena alasan pendapatan negara saja, ada yang lebih penting dari iti yakni kesehatan dan tata niaga tembakau.

Baca Juga :  Imbauan Bupati Fauzi kepada Seluruh Nakes di Sumenep

“Bagaimana cara mengontrol perokok pemula jika rokok ilegal dipasarkan dengan harga murah begitu,” tanyatanya Ji Zinal sembari mengernyitkan dahi.

“Belum lagi nasib petani yang tembakaunya seringkali dibeli dengan harga murah, hancurlah gara-gara rokok ilegal,” imbuhnya mengakhiri perbincangan.


Penulis: Rusydiyono

Editor: Ahmad Farisi

Berita Terkait

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif
Novita Hardini Desak Evaluasi Total Pariwisata Nasional, Singgung Vietnam hingga Contoh Sukses Dubai
Kolaborasi SKK Migas, Medco, dan Pemkab Sumenep untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:04 WIB

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:56 WIB

Kolaborasi SKK Migas, Medco, dan Pemkab Sumenep untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Ketika Suara dan Wajah Tak Lagi Bisa Dipercaya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:58 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Refleksi Self-love dan Feminisme dari Anne with an E

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:26 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Jantung Batik Solo

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:44 WIB