Bappeda Sumenep Gandeng UNIBA Madura dalam Mencari Solusi Limbah Tambak Udang

Redaksi Nolesa

Kamis, 15 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Tambak udang di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus bertambah. Dalam perspektif ekonomi itu potensi, tetapi di sisi lain melahirkan persoalan yang butuh solusi.

Salah satunya limbah air dari tambak udang itu sendiri. Karena limbah tersebut berpotensi mencemari kesehatan lingkungan. Termasuk air di sekitar lokasi tambak.

Menyikapi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah berupaya mencarikan solusi. Khususnya untuk pengelolaan limbah tambak udang di Desa Lapan Taman Kecamatan Dungkek.

Kepala Bappeda Yayak Nur Wahyudi melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Helmi menyampaikan limbah tambak udang merupakan tantangan besar yang diuraikan.

Baca Juga :  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Angka Kepuasan Masyarakat 90,20 Persen

Dalam mengurai permasalahan tersebut, langkah pertama harus dilakukan penelitian.

“Perlu dilakukan penelitian terhadap dampak dan pemanfaatan limbah hasil Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL),” kata Kabid Helmi, ketika ditemui di ruangannya, Kamis 15 September 2022.

Setidaknya, menurut Kabid Helmi ada dua hal yang akan didalami dalam penelitian, yakni mengurai dampak dari limbah cair dan tambak udang. Kemudian, cara pemanfaatan dari limbah tersebut.

Baca Juga :  Atas Nama Ketua Mabicab, Gerakan Pramuka Sumenep Diminta Sikapi Judol

“Tentu tujuan dari penelitian tersebut selain untuk menguraikan permasalahan limbah, yang terpenting adalah bagaimana limbah tambak udang tersebut bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

“Penelitian ini Bappeda Sumenep menggandeng Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura,” imbuhnya.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Jumlah Hewan Kurban Pemkab Sumenep Naik Dibanding Tahun Lalu
Said Abdullah Kembali Salurkan Hewan Kurban, Khusus Madura Sebanyak 298 Ekor Sapi

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:07 WIB

Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:44 WIB