Kesaksian Presiden Jokowi Terhadap Mendiang Buya Syafii Maarif

Redaksi Nolesa

Sabtu, 28 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, NOLESA.COM — Buya Syafii Maarif meninggal dunia. Mantan Ketua PP Muhammadiyah itu wafat pada Jumat, 27 Mei 2022.

Kepergian sosok Buya Syafii Maarif merupakan duka bagi bangsa Indonesia khususnya umat islam.

Termasuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang mengaku amat kehilangan atas wafatnya Buya Syafii Maarif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana pres rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden yang diterima nolesa.com, Presiden Jokowi menyebut sosok Buya Syafii Maarif sebagai guru bangsa yang hidup dalam kesederhanaan.

Baca Juga :  Dua Kasus Kekerasan Seksual Anak Beruntun, KOHATI HMI Sumenep Desak Pemerintah Bergerak

“Beliau adalah kader terbaik Muhammadiyah yang selalu menyuarakan tentang keberagaman dan selalu menyuarakan tentang toleransi umat beragama dan beliau juga selalu menyampaikan pentingnya Pancasila bagi perekat bangsa,” kata Presiden Jokowi waktu sambutan dalam prosesi penghormatan terakhir kepada almarhum di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi mengajak masyarakat Indonesia untuk mendoakan ulama kelahiran 31 Mei 1935 itu supaya mendapat tempat yang layak di sisi Allah Swt.

Baca Juga :  Pasar Murah, Cara BPRS Bhakti Sumekar Tekan Inflasi

“Kita semua adalah milik Allah dan hanya kepada-Nya lah kita akan kembali. Mari kita berdoa bersama semoga almarhum Buya Syafii Maarif diberikan tempat yang terbaik disisi-Nya dan diampuni segala dosa-dosanya, aamiin ya rabbal alamin,” ucap mantan Walkot Solo itu.

Pertama Tiba di lokasi sekitar pukul 15.05 WIB, Presiden langsung menunaikan ibadah salat asar berjemaah. Setelahnya, Presiden melakukan salat jenazah berjemaah dengan imam Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Presiden Jokowi juga mengikuti prosesi penghormatan terakhir bagi almarhum.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Raih Penghargaan sebagai Penghasil Sapi dan Ikan Terbesar di Jawa Timur

Setelah itu, Presiden Jokowi berpamitan dengan istri almarhum, kemudian turut mengantarkan jenazah keluar masjid menuju mobil jenazah. Setelahnya, Presiden bersama dengan rombongan menuju Pangkalan TNI AU Adi Sutjipto untuk kembali bertolak ke Jakarta.

Presiden Jokowi ketika bertakziah didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Penulis : Arif 

Editor : Ahmad Farisi 

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB