Menjahit Hubungan Bung Karno-NU

Redaksi Nolesa

Jumat, 4 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.COM — Selesai berkunjung ke Pulau Oksigen Giliiyang, Dungkek, selanjutnya Ketua DPR RI Puan Maharani bersilaturahmi dengan pengasuh Pondok Pesantren Darut Thayyibah

Adapun lokasi Pondok Pesantren Darut Thayyibah yakni di Desa Legung Timur Kecamatan Batang-Batang.

Puan Maharani bersama rombongan tiba di halaman Masjid Abdullah Sychan Baghraf tempat silaturahmi, sekira pukul 14.00 WIB.

Pada kesempatan itu, Mbak Puan menyampaikan terimakasih atas sambutan hangat dari pihak pengasuh pesantren beserta Muslimat NU.

“Suatu kehormatan dan bangga bisa hadir ke Ponpes Darut Thayyibah,” ujar Putri Ketua Umum Gerinda.

Orang nomor satu di lingkungan DPR RI itu mengungkapkan bahwa tujuan hadir ke Pondok Pesantren Darut Thayyibah dalam rangka bersilaturahmi dengan ibu-ibu muslimat, hal itu sebagai upaya merawat tradisi lokal.

Baca Juga :  27 Tahun PKB

“Saya ini betul Ketua DPR, tapi saya ini cucunya Bung Karno. Datang kesini untuk merajut hubungan antara NU dengan keluarga Bung Karno,” kata ia.

Sempat menceritakan, jika Bung Karno dari dulu dalam melaksanakan tugas-tugas kenegaraannya selalu berdiskusi dan berkonsultasi dengan kiai-kiai NU, mulai dari KH Hasyim Asy’ari dan yang lainnya

Baca Juga :  Suara Perempuan PKB Sumenep Tentang Keterwakilan Kaum Wanita di Parlemen

“Jadi setelah Bung Karno Ibu Mega. Ibu Megawati itu ibu saya. Setelah Ibu Megawati Alhamdulillah saya yang bisa kemudian diberikan amanah untuk menjadi Ketua DPR atau orang yang diserahi amanah untuk menjadi salah satu pejabat di Republik Indonesia,” aku Mbak Puan.

Penulis: Wail Arrifqi 

Editor: Ahmad Farisi

 

Berita Terkait

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat
Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting
Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya
PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi
Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:31 WIB

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:43 WIB

PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya

Berita Terbaru