Indonesia Masuk Lima Negara Berhasil Tekan Wabah Covid-19

Redaksi Nolesa

Selasa, 7 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, nolesa.com – Secara global dalam penangan pandemi Covid-19, Indonesia masuk dalam lima negara di dunia yang berhasil menekan laju wabah global Covid-19.

Hal itu karena banyak wilayah di dalam negeri ini yang masuk dalam kategori kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

“Kita telah berhasil menjadi satu dari lima negara di dunia yang berhasil mengendalikan pandemi COVID-19 pada Level 1,” kata Presiden Joko Widodo melalui tayangan akun Youtube Sekretariat Presiden (Setpres), dilansir dari laman Infopublik.id, pada Senin (6/12/2021).

Kata Presiden Jokowi, langkah strategis yang ditunjukkan oleh pemerintah melalui jajarannya dalam menekan laju penyebaran Covid-19 secara signifikan di dalam negeri merupakan prestasi. Itu menunjukkan kemampuan bangsa Indonesia dalam mengendalikan pandemi di berbagai wilayah sudah cukup baik.

Bahkan, setiap peluang dalam menekan pandemi dimanfaatkan dengan optimal oleh para pemangku kepentingan terkait. Sehingga, angka positif kasus positif dapat ditekan sedemikian rupa.

Dikala banyak negara yang menghentikan kegiatan dengan kebijakan lockdown. Indonesia memanfaatkan peluang yang ada, agar mampu membuat laju wabah global Covid-19 tetap terkendali.

Baca Juga :  Cak Fauzi Galang Dukungan untuk Reaktivasi Rel Kereta Api Madura

“Hal ini menunjukkan kemampuan bangsa kita dalam menghadapi tantangan, yaitu dengan gotong-royong dan memanfaatkan tantangan itu sebagai peluang,” urainya.

Waktu lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, mengatakan Indonesia mampu menurunkan kasus hingga 99,3 persen dari puncak lonjakan dan mampu mempertahankannya selama 130 hari.

Saat ini, jumlah kasus di Indonesia sebesar 2.564 kasus, jauh lebih sedikit dibandingkan titik terendah sebelum lonjakan kasus terjadi, yaitu 26.126 kasus.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Presiden Jokowi Membagikan Sejumlah Bansos di Pasar

“Badan Kesehatan dunia WHO juga menetapkan Indonesia sebagai negara hijau dengan tingkat penularan rendah di bawah 2 persen,” imbuh Johnny.

Situasi ini, ujarnya, merupakan prestasi baik bagi Indonesia. Hasil kerjasama semua pihak bekerja keras memutus rantai penularan COVID-19 dengan berbagai ikhtiar.

“Upaya dari tiap individu, sesederhana apapun itu, memberikan andil dalam penurunan kasus dan mencegah penularan,” tutupnya.

Penulis : Aris
Editor : Dimas

Berita Terkait

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama
Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim

Senin, 28 September 2026 - 17:43 WIB

Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB