BANGKALAN, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menggelar rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Non Desil di Aula Diponegoro, Senin, 7 September 2026.
Rapat tersebut dipimpin Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan Ismet Effendi. Kegiatan itu digelar sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan melalui optimalisasi pendapatan daerah dan peningkatan akurasi data sosial ekonomi masyarakat.
Dalam evaluasi PAD, Pemkab Bangkalan membahas perkembangan penerimaan daerah, potensi sumber pendapatan yang masih dapat dioptimalkan, serta sejumlah kendala dalam pencapaian target.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Optimalisasi PAD dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah. Peningkatan penerimaan diharapkan dapat memperluas ruang pemerintah dalam membiayai pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta menjalankan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain PAD, rapat juga membahas validasi DTSEN Non Desil sebagai upaya membangun basis data sosial ekonomi masyarakat yang lebih akurat.
Data yang valid diperlukan agar perencanaan kebijakan dan pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan tepat sasaran. Proses validasi juga ditekankan agar dilakukan secara cermat dengan menyesuaikan data yang tersedia dengan kondisi faktual masyarakat di lapangan.
Pemkab Bangkalan meminta perangkat daerah terkait menindaklanjuti hasil evaluasi dengan langkah konkret. Koordinasi antarperangkat daerah juga diperkuat untuk memastikan pengelolaan sumber pendapatan daerah dan pelaksanaan program sosial ekonomi berjalan lebih efektif.
Melalui penguatan PAD dan perbaikan kualitas DTSEN, Pemkab Bangkalan menargetkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan sumber daya daerah secara optimal sekaligus memastikan program pemerintah memberikan manfaat yang lebih tepat sasaran bagi kesejahteraan masyarakat. (*)
Penulis : Robet









