Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Redaksi Nolesa

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha (for NOLESA.COM)

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha (for NOLESA.COM)

YOGYAKARTA, NOLESA.COM – Gelak tawa dan riuh imajinasi anak-anak memecah ketenangan pagi di Pendapa Yogyatourium Dagadu, Minggu kemarin, 2 Agustus 2026.

Diiringi jemari mungil yang belepotan krayon, lembaran kardus bekas yang semula tak berharga perlahan disulap menjadi sosok-sosok gagah Bregada Keraton Yogyakarta.

Di balik keseruan lokakarya yang digelar Komunitas Wayang Merdeka tersebut, tersimpan sebuah misi besar: merawat tradisi lokal agar tak tergilas zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Komodifikasi Barang Bekas Menjadi Wayang Bregada Keraton Yogyakarta dengan Media Augmented Reality Interaktif”, tim akademisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menghadirkan cara baru mengenalkan budaya pada generasi digital native.

“Pelestarian budaya di era digital menghadapi tantangan besar dalam menjaga relevansi narasi tradisi bagi generasi muda,” ujar Novan Edo Pratama, ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat sekaligus dosen DKV FBSB UNY.

Baca Juga :  Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Agus Dwi Saputra Apresiasi Prestasi Hairullah Guru SDN Pangarangan 3 Pengarang Buku 'Lagu Ini Untukmu'

“Limbah barang bekas yang dibuat menjadi wayang oleh Komunitas Wayang Merdeka punya potensi luar biasa. Namun, media edukasi statis perlu disentuh inovasi agar mampu bersaing dengan gawai,” imbuhnya.

Baca Juga :  PkM FBSB UNY Berikan Pelatihan Menulis Berbasis Tujuan Khusus kepada Siswa SMKN 6 Yogyakarta

Didukung hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek, Novan tak sendiri. Ia menggandeng Mawaidi, dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, untuk mengemas narasi filosofis, serta Vina Meilinda, dosen Seni Rupa, yang mendampingi visualisasi bentuk wayang.

Lewat pendekatan Participatory Technology Development, anak-anak tak sekadar mewarnai dan merakit karakter prajurit keraton. Ketika wayang kardus selesai dibuat, kejutan sesungguhnya dimulai. Melalui aplikasi “Bregada-AR”, karya fisik anak-anak seolah hidup di layar ponsel lengkap dengan animasi gerak dan audio cerita sejarah secara real-time.

“Integrasi elemen kinetik digital ini terbukti meningkatkan pengalaman sensorik dan retensi memori anak-anak terhadap figur budaya lokal,” ujar Novan.

Baca Juga :  Tingkatkan Agrowisata Ultimodern, KKN 108 Bendosari UIN Sunan Kalijaga Fokus Siapkan Lahan

Kolaborasi seni rupa, sastra, dan teknologi ini juga dapat mengedukasi generasi muda, serta juga mendorong kemandirian komunitas lokal serta mendukung ekonomi sirkular berbasis kearifan lokal.

Siang itu, tradisi Jawa tidak lagi terasa kuno atau membosankan. Di tangan anak-anak dan sentuhan teknologi AR, Bregada Keraton Yogyakarta kembali berbaris gagah, menghubungkan masa lalu, dan masa depan dalam satu genggaman. (*)

Penulis : Wail Arrifqi/Tim

Berita Terkait

GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:26 WIB

GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:22 WIB

KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Memutus Hubungan Pertemanan Menurut Pandangan Islam

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:31 WIB

(for NOLESA.COM)

Opini

Bedah Buku “Tanah Kerontang dI Madura”

Selasa, 6 Okt 2026 - 13:06 WIB

Warga Desa Langsar tertib mengantre untuk menerima bantuan air bersih dari BAZNAS Sumenep (Foto: Istimewa)

Lain-Lain

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Langsar

Selasa, 6 Okt 2026 - 07:36 WIB

(for NOLESA.COM)

Resensi

Rahasia Tenang dalam Setiap Keadaan

Minggu, 4 Okt 2026 - 15:28 WIB