SUMENEP, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus menempatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu prioritas utama dalam mendorong kemajuan daerah. Langkah tersebut diyakini menjadi fondasi penting untuk menciptakan masyarakat yang mampu bersaing di tingkat global tanpa mengabaikan aspek kesejahteraan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, mengatakan peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Menurut Kaban Arif daya saing suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas masyarakat yang memiliki kompetensi, karakter, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“SDM yang berdaya saing global adalah SDM yang memiliki kompetensi, karakter, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Namun, daya saing itu harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kaban Arif menjelaskan, pembangunan manusia di Kabupaten Sumenep dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai sektor. Pemerintah daerah terus memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitasnya agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Selain pendidikan, peningkatan kualitas layanan kesehatan juga menjadi perhatian serius. Menurutnya, masyarakat yang sehat, baik secara fisik maupun mental, akan memiliki produktivitas yang lebih baik sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemkab Sumenep juga terus berupaya meningkatkan daya beli masyarakat melalui penguatan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja. Di sisi lain, sistem perlindungan sosial terus diperkuat agar mampu memberikan perlindungan bagi kelompok rentan ketika menghadapi berbagai persoalan sosial maupun ekonomi.
Kaban Arif menambahkan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan daerah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kapasitas pemuda melalui penguatan kompetensi, inovasi, kewirausahaan, serta penguasaan teknologi agar mampu bersaing di era global.
“Pemuda harus menjadi pelaku utama pembangunan. Mereka harus memiliki kemampuan berinovasi, menguasai teknologi, serta mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal,” tegasnya.
Melalui berbagai kebijakan tersebut, Pemkab Sumenep optimistis mampu melahirkan SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Dengan kualitas manusia yang terus meningkat, pembangunan daerah diharapkan berjalan lebih berkelanjutan sekaligus mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata. (*)
Penulis : Rusydiyono









