Bappeda Sumenep: Keberhasilan Pembangunan Diukur dari Manfaat yang Dirasakan Masyarakat

Redaksi Nolesa

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep,Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M. Si., IPU., ASEAN. Eng (Foto: Ist)

Kepala Bappeda Sumenep,Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M. Si., IPU., ASEAN. Eng (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata dinilai dari besarnya serapan anggaran.

Lebih dari itu, capaian program serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat menjadi tolok ukur utama dalam menilai efektivitas kinerja pemerintah daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, mengatakan setiap program yang dijalankan harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya tercermin dari kelengkapan administrasi atau laporan keuangan, tetapi juga dari hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana, Bappeda secara rutin melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Evaluasi tersebut bertujuan mengukur pencapaian target pembangunan berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan.

Kaban Arif menilai keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh keselarasan antara proses perencanaan dan pelaksanaan di lapangan. Karena itu, setiap rupiah anggaran yang digunakan harus mampu menghasilkan output dan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi juga dari capaian program dan manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan sistem evaluasi dan pelaporan kinerja terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo yang mendorong terwujudnya birokrasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Baca Juga :  RSUD Sumenep Hadirkan Teknologi RFA, Pasien Tumor Tiroid Tak Perlu Operasi Terbuka

Menurut mantan Kepala DKPP Sumenep itu, dengan sistem evaluasi yang semakin baik, pemerintah daerah dapat memastikan setiap program pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Cegah Kebakaran, Warga Sumenep Diminta Hindari Pembakaran Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB