Terkait OTT Bupati Ponorogo, Said Abdullah Tegaskan PDIP Hormati Proses Hukum

Redaksi Nolesa

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD PDIP Jatim, MH. Said Abdullah (foto: ist)

Ketua DPD PDIP Jatim, MH. Said Abdullah (foto: ist)

SURABAYA, NOLESA.COM – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menegaskan akan menghormati proses hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

Hal itu disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, bahwa partainya menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang dikabarkan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Politikus senior asal Sumenep, Madura, itu menyatakan, PDI Perjuangan tidak akan melakukan intervensi terhadap langkah hukum yang ditempuh KPK dan mengajak semua pihak untuk menjunjung asas praduga tidak bersalah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menerima informasi bahwa Bapak Sugiri Sancoko, selaku Bupati Ponorogo yang juga kader PDI Perjuangan, diamankan oleh KPK dalam kegiatan OTT. Kami menghormati proses hukum yang berlaku dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK,” ujar Said Abdullah dalam keterangan resmi yang diterima media, Sabtu, 8 November 2025.

Baca Juga :  Dideklarasikan sebagai Cawapres Anies, Ini Profil A. Muhaimin Iskandar atau Cak Imin

Menurut ia, PDIP berkomitmen untuk selalu mendukung upaya pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Ia menegaskan, PDI Perjuangan menjunjung tinggi integritas serta tidak akan menghalangi kinerja lembaga penegak hukum dalam menegakkan keadilan.

“Kami menghormati kewenangan KPK dan mengedepankan asas praduga tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” tegasnya.

Said juga mengutip arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang menegaskan pentingnya menjaga integritas dan tidak mencampuri urusan lembaga penegak hukum.

Baca Juga :  Ketum PBNU Periode 2015-2020 Doakan Ganjar Jadi Presiden

“Seperti yang selalu diingatkan Ibu Megawati, kami tidak boleh mempengaruhi atau mengintervensi proses hukum dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Said menilai tindakan korupsi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Karena itu, PDI Perjuangan menyatakan dukungan penuh terhadap setiap langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK dalam rangka membersihkan praktik korupsi di pemerintahan.

“Korupsi adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat. Kami mendukung penuh setiap upaya pemberantasan korupsi, apalagi oleh KPK,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Said juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Ponorogo atas peristiwa yang menimpa kader partainya tersebut. Ia menyesalkan jika ada perilaku pejabat daerah dari PDI Perjuangan yang tidak mampu menjaga amanah publik.

Baca Juga :  Bacabup dan Bacawabup FAHAM Selesai Ikuti Tes Kesehatan, H. Fauzi: Alhamdulillah Berjalan Lancar

“Kami memohon maaf kepada seluruh warga Kabupaten Ponorogo. Kami menyesalkan jika yang bersangkutan belum sepenuhnya amanah dan telah mencederai kepercayaan rakyat,” kata Said.

Ia menambahkan, kasus yang menimpa Bupati Ponorogo akan menjadi bahan evaluasi internal bagi PDI Perjuangan Jawa Timur. Pembinaan kader, mekanisme rekrutmen, serta pengawasan terhadap kepala daerah dari partai akan diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Peristiwa ini menjadi cermin bagi kami untuk terus berbenah. Kami akan memperkuat pembinaan kader dan memperhatikan kembali biaya politik agar tidak menimbulkan praktik-praktik yang menyimpang di kemudian hari,” tandasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029
PDIP Bangkalan Panaskan Mesin Politik, 18 PAC Resmi Dilantik
Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD
Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU
Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser
Said Abdullah Tegaskan Kedekatan PDIP Jatim dengan NU
Kata Kang Cucun Soal Visi Besar PKB

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:25 WIB

PDIP Bangkalan Panaskan Mesin Politik, 18 PAC Resmi Dilantik

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Minggu, 26 April 2026 - 18:30 WIB

Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Resensi Buku

Home Sweet Loan: Mimpi Sederhana yang Ternyata Sangat Mahal

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:50 WIB

(for NOLESA.COM)

Opini

Pernikahan Dini: Tantangan Mewujudkan Keluarga Cemara

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:29 WIB

Sekdaprov Riau Syahrial Abdi (Foto: Istimewa)

Pendidikan

SPMB Tahun ini, Sekdaprov Riau Tegaskan Tak Ada Intervensi

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:16 WIB