SUMENEP, NOLESA.COM – Universitas KH. Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menjadi tuan rumah International Joint Conference on Science and Technology (IJCST) 2025, pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Forum akademik internasional ini mempertemukan peneliti dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Kegiatan yang berlangsung di kampus UNIBA Madura tersebut merupakan kolaborasi 10 perguruan tinggi di Indonesia dan telah terselenggara selama sepuluh tahun berturut-turut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rektor UNIBA Madura, Prof. Dr. Rachmad Hidayat, menyebut konferensi ini menjadi momentum penting bagi kampusnya untuk memperkuat jejaring riset global.
“Tahun ini UNIBA Madura dipercaya menjadi tuan rumah. Ini event ketiga yang kami ikuti setelah sebelumnya digelar di Manado dan Surabaya,” ujarnya.
Menurutnya, IJCST menjadi wadah kolaborasi antarperguruan tinggi dalam penelitian, publikasi internasional, dan kerja sama akademik lintas negara.
UNIBA Madura merupakan satu-satunya universitas swasta yang tergabung dalam konsorsium IJCST.
Pada kegiatan kali ini, salah satu topik yang dibahas adalah kolaborasi riset dengan peneliti dari Belanda bertema pemanasan global.
“Penelitian akan difokuskan di wilayah Madura, terutama sektor kemaritiman dan masyarakat nelayan,” jelas Prof. Rachmad.
IJCST 2025 diikuti 178 dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia serta delapan akademisi luar negeri.
UNIBA Madura mengirimkan 70 dosen untuk mempresentasikan hasil riset mereka.
Selain konferensi, UNIBA juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sembilan universitas lain sebagai tindak lanjut penyelenggaraan IJCST ke-11 tahun depan.
“Kami berkomitmen terus konsisten berpartisipasi dan berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan dunia pendidikan,” pungkasnya. (*)
Penulis : Rusydiyono









