SUMENEP, NOLESA.COM – Setiap tanggal 25 September, dunia memperingati Hari Impian Sedunia (World Dream Day) sebagai momentum untuk merefleksikan harapan, visi, dan impian baik individu maupun kolektif.
Karena itu, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan Hari Impian Sedunia menjadi pengingat penting bahwa setiap orang, terutama generasi muda, memiliki hak dan kesempatan untuk bermimpi besar serta mewujudkannya.
“Impian adalah awal dari perubahan. Kabupaten Sumenep butuh anak-anak muda yang tidak hanya berani bermimpi, tetapi juga siap bekerja keras untuk mewujudkannya,” ujar Bupati Fauzi, Kamis, 25 September 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya menciptakan ruang dan kesempatan bagi masyarakat, khususnya pemuda, untuk mengembangkan potensi diri.
Melalui program beasiswa, pelatihan keterampilan, hingga dukungan untuk pelaku UMKM. Bupati Fauzi ingin menjadikan impian warganya sebagai bagian dari pembangunan daerah.
“Kami tidak ingin impian itu hanya berhenti di angan-angan. Maka dari itu, pemerintah hadir memberikan akses pendidikan, pelatihan, dan dukungan ekonomi agar masyarakat bisa bangkit dan mandiri,” tambah suami Hj. Nia Kurnia.
Bupati Fauzi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Impian Sedunia sebagai momen refleksi bersama: apakah impian kolektif sebagai daerah, yakni menjadi Sumenep yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
“Impian kita sebagai daerah harus terus diperbarui, tapi juga diwujudkan lewat kerja bersama, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten,” pungkas Bupati dua periode itu.









