Angkat Potensi Lokal, Desa Bilangan Turut Meriahkan Bazar UMKM dan Pentas Seni HUT ke-80 RI di Kecamatan Batang-Batang

Redaksi Nolesa

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stand UMKM Desa Bilangan dikunjungi Kepala Dinas PMD, Camat Batang-Batang, dan Kapolsek Batang-Batang (foto: IST)

Stand UMKM Desa Bilangan dikunjungi Kepala Dinas PMD, Camat Batang-Batang, dan Kapolsek Batang-Batang (foto: IST)

SUMENEP, NOLESA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, menggelar Bazar UMKM dan Pentas Seni yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Batang-Batang.

Bazar UMKM dan Pentas Seni HUT ke-80 RI ini dibuka oleh Bupati Sumenep melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, pada Kamis malam, 21 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Kadis Anwar menegaskan pentingnya kolaborasi antara desa dan pemerintah kecamatan dalam mengembangkan potensi lokal serta membangkitkan semangat kemerdekaan melalui kegiatan positif seperti ini.

“Kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan meriah dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari Pemerintah Desa Bilangan yang turut ambil bagian dalam memeriahkan acara tersebut.

Kepala Desa Bilangan, Sahruji, mengaku sangat mendukung kegiatan bazar dan pentas seni ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah promosi produk unggulan desa, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan penghargaan terhadap nilai-nilai budaya lokal.

Baca Juga :  Alarm Dewan Sumenep Jelang Panen Tembakau

“Kami sangat mendukung acara ini. Ini adalah momentum untuk mengenalkan potensi desa kami, khususnya di bidang kuliner dan seni budaya,” ungkap Sahruji.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Bilangan, Kartini, menjelaskan bahwa stand UMKM dari Desa Bilangan menampilkan berbagai macam kuliner tradisional yang menjadi kekayaan lokal masyarakat.

Beberapa di antaranya adalah leppet, tapai, jalabiya, dan sejumlah makanan khas lainnya yang masih lestari di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Nama-nama ini Memiliki Peran Bagi Bupati Sumenep dalam Meraih Gelar Doktor

“Kami ingin mengangkat kuliner khas desa sebagai identitas lokal yang patut dibanggakan. Ini juga menjadi cara kami untuk melestarikan warisan budaya leluhur,” ujar Kartini.

Bazar UMKM dan Pentas Seni ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan masyarakat pedesaan. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Jumlah Hewan Kurban Pemkab Sumenep Naik Dibanding Tahun Lalu
Said Abdullah Kembali Salurkan Hewan Kurban, Khusus Madura Sebanyak 298 Ekor Sapi

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:07 WIB

Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:44 WIB