BPIP dan DPR RI Gelar Karya Pelajar Pancasila di Pangandaran, Angkat Nilai Budaya dan Kebajikan

Redaksi Nolesa

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional, NOLESA.COM – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerja sama dengan Komisi XIII DPR RI menggelar Gelar Karya Pelajar Pancasila dan Sosialisasi Relawan Kebajikan Pancasila di SMK Bakti Karya Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Minggu 10 Agustus 2025 kemarin.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Dede Sutiswa Atmaja.

Acara ini menampilkan beragam karya siswa, mulai dari miniatur rumah adat, kuliner khas daerah, pengenalan bahasa lokal, permainan tradisional, hingga pertunjukan tari, musik, teater, dan cerita rakyat berbahasa daerah.

Sebelum pembukaan, pengunjung disuguhi hidangan khas lokal sambil berkeliling stand pameran dan menyaksikan penampilan Mop, cerita tradisional asal Papua.

Salah satu momen menarik adalah gelar karya “palang pintu” dari berbagai daerah seperti Betawi, Sunda, Flores, Sulawesi, dan Papua, yang dilakukan untuk menyambut kedatangan para narasumber. Tokoh yang hadir di antaranya Dr. (Tr.) Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP., M.Si., Prof. Dr. Muhammad Sabri, M.Ag., Dede Sutiswa Nataatmaja, serta pakar pendidikan alternatif Deni Wahyu Jayadi.

Dalam sesi talkshow, para narasumber membahas relevansi Pancasila dalam kehidupan masyarakat, konteks bernegara, serta perjalanan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Baca Juga :  26 Tahun Reformasi: Mengenang Kebangkitan Civil Society, Mengingat Kejatuhan Soeharto

Salah satu narasumber, Agun Gunandjar menegaskan, Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan panduan hidup untuk menjadi manusia merdeka dan berdaulat. Ia memperkenalkan konsep “Salam Lima Jari” sebagai simbol makna Pancasila yang melekat pada diri manusia.

”Pancasila bukan sekadar bahan hafalan, melainkan panduan hidup,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pengkajian BPIP, Muhammad Sabri, menyebut Pancasila sebagai “ruh kebangsaan” yang memberi jiwa pada persatuan Indonesia. Mengutip Sukarno, Sabri mengingatkan bahwa esensi Pancasila adalah gotong royong, namun ia menambahkan perspektif pribadi bahwa inti terdalam Pancasila adalah cinta. Pernyataan tersebut disambut riuh lebih dari 300 peserta, mayoritas pelajar.

Baca Juga :  Bupati Ra Fauzi Sediakan Layanan Mudik Gratis untuk Warga Kepulauan

”Pancasila adalah ruh bangsa, yang inti terdalamnya adalah cinta,” ucapnya.

Sementara itu, Deni WJ, sebagai pembicara ketiga menyoroti peran permainan tradisional sebagai bentuk hadirnya nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari. Ia bahkan mengajak peserta untuk bermain bersama, dipandu oleh sang anak dan grup kesenian Ki Pamanah Rasa.

Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dari BPIP kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi generasi muda untuk mengaktualisasikan Pancasila dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.

 

Penulis : Rusdiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus
HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu
Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:25 WIB

HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru