Luncurkan e-Katalog Prangko 2025, Begini Kata Menteri Meutya

Redaksi Nolesa

Kamis, 16 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid (Foto: IP/nolesa.com)

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid (Foto: IP/nolesa.com)

Jakarta, NOLESA.com – Menyambut kemajuan dan perubahan di berbagai sisi, pemerintah terus melakukan inovasi dalam setiap programnya.

Terbaru, telah diluncurkan e-Katalog Prangko 2025 oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia.

Hal itu sebagai inovasi baru dalam dunia filateli Indonesia. e-Katalog Prangko 2025 ini diluncurkan di Jakarta pada Rabu kemarin, 15 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyatakan bahwa peluncuran e-Katalog Prangko 2025 itu merupakan bagian dari transformasi digital prangko.

Baca Juga :  Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Sumenep Ditarget Sebanyak 15 Kali

Menurut Menteri Meutya, era sekarang digital prangko tidak hanya berbentuk benda koleksi, tetapi juga hadir dengan teknologi Non-Fungible Token (NFT) dan Augmented Reality (AR) untuk memberikan pengalaman interaktif yang lebih modern.

“Hari ini dengan bangga kami meluncurkan e-Katalog Prangko 2025. Kementerian Komunikasi dan Digital telah menghadirkan inovasi prangko digital berbasis NFT dan AR,” ujar Menteri Meutya seperti dikutip infopublik, Rabu 15 Januari 2025.

Baca Juga :  Bantuan untuk Mengatasi Krisis Pangan di Masalembu Sudah Dikirim

Lebih lanjut Menteri Meutya mengungkapkan bahwa e-Katalog Prangko 2025 merupakan langkah penting dalam penerapan tata kelola modern yang memberikan akses lebih transparan dan informatif kepada publik.

Karenanya, dengan teknologi NFT dan AR, prangko diharapkan tidak hanya menjadi benda koleksi, tetapi juga bisa menghadirkan pengalaman interaktif yang menghubungkan masyarakat dengan budaya Indonesia kekinian.

“Transformasi ini memperkuat peran prangko sebagai simbol budaya yang dinamis tanpa meninggalkan esensinya sebagai alat pembayaran resmi untuk layanan pos,” tegas dia.

Baca Juga :  Preiden Prabowo Optimistis 30 Ribu KDKMP Rampung Tahun Ini

Terlebih, tegas Menteri Meutya, Prangko, sejak awal sudah menjadi bagian penting dalam lembaran sejarah bangsa Indonesia sebagai media yang merekam peristiwa penting, mulai dari budaya, flora, hingga fauna.

“Namun, di era digital ini tantangannya adalah bagaimana menjaga relevansi prangko, terutama di kalangan generasi muda yang hidup di tengah kemajuan teknologi,” tandasnya.

Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Potensi Lenteng Melesat, Dari Lumbung Pangan Menuju Pusat Ekonomi Rakyat
Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat
Hadiri Rokat Desa Longos, Camat Gapura Tekankan Semangat Gotong Royong
TNI AD Tembus Pulau Raas, Sumur Bor Jadi Harapan Baru Warga Karang Nangka
Bupati Fauzi Pererat Kolaborasi dengan Kementan Demi Majukan Pertanian Sumenep
Kembali Dipilih Secara Aklamasi, Hariri Siap Perkuat Marwah KJS
Bupati Bangkalan Apresiasi PORSADIN, Santri Didorong Jadi Generasi Unggul
KDMP Hadir, Bupati Fauzi Tegaskan Koperasi Lama Tetap Punya Ruang Berkembang

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:14 WIB

Potensi Lenteng Melesat, Dari Lumbung Pangan Menuju Pusat Ekonomi Rakyat

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:31 WIB

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 23:58 WIB

Hadiri Rokat Desa Longos, Camat Gapura Tekankan Semangat Gotong Royong

Senin, 27 Juli 2026 - 16:46 WIB

TNI AD Tembus Pulau Raas, Sumur Bor Jadi Harapan Baru Warga Karang Nangka

Senin, 27 Juli 2026 - 08:55 WIB

Bupati Fauzi Pererat Kolaborasi dengan Kementan Demi Majukan Pertanian Sumenep

Berita Terbaru