Testimoni Bantuan Guru Ngaji Program Bupati H. Fauzi

Redaksi Nolesa

Rabu, 22 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo mengecek langsung nama K. Moh. Hairul Fatah guru ngaji di Desa Giring, Manding apakah sudah tercover bansos tahun 2023 (Foto: dokumen nolesa.com)

Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo mengecek langsung nama K. Moh. Hairul Fatah guru ngaji di Desa Giring, Manding apakah sudah tercover bansos tahun 2023 (Foto: dokumen nolesa.com)

Sumenep, NOLESA.com – Bantuan sosial khusus guru ngaji program Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo menuai banyak pujian dari berbagai kalangan. Bukan nominalnya, tetapi apresiasi dan kepeduliannya yang melekat dalam ingatan penerimanya.

Guru ngaji yang sudah menerima bantuan sosial itu menyampaikan tidak melihat nominal dari program tersebut, melainkan perhatian dan kepedulian Bupati H. Achmad Fauzi Wongsojudo. Baginya nilai bantuan tersebut sudah luar biasa.

Seperti penuturan Kiai Moh. Hairul Fatah guru ngaji di Desa Giring Kecamatan Manding yang menyampaikan banyak terimakasih kepada Bupati H. Fauzi karena sudah memberikan perhatian lebih kepada guru ngaji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak melihat jumlahnya tetapi melihat kepedulian beliau kepada guru ngaji seperti saya ini sudah lebih dari cukup,” ucap Kiai Hairul usai menerima kunjungan Bupati Fauzi di Musholla tempatnya mengajar ngaji.

Menurut Kiai Hairul itu, guru ngaji bukan profesi yang harus selalu diukur dengan materi yang diperoleh. Karena menjadi guru ngaji, apalagi di pelosok desa sangat rugi kalau mengharapkan imbalan berupa materi. Semuanya diniatkan untuk ibadah dan pengabdian.

Baca Juga :  Patut Dicontoh! Gerakan Punguti Sampah di Pantai Slopeng oleh Mereka yang Masih Belia

“Karena ini saya sampaikan program ini luar biasa sebab Pemkab Sumenep telah menaruh perhatian kepada guru ngaji,” katanya sembari berterima kasih.

Hal senada juga disampaikan oleh Kiai Abdul Hamid guru ngaji di Desa Candi Kecamatan Dungkek, bantuan Bupati H. Fauzi itu cukup membantu meringankan kebutuhan perjuangannya.

“Setidaknya Bapak Bupati sudah menunjukkan kepeduliannya kepada kami, itu yang kami lihat,” ujarnya.

Karenanya, Kiai Hamid menyampaikan banyak terimakasih kepada Pemkab Sumenep khususnya Bupati H. Fauzi karena sudah memperhatikan guru ngaji. Dia berharap program itu berkelanjutan supaya guru ngaji yang belum menerima juga kebagian.

“Semoga semua guru ngaji kebagian bantuan itu sehingga sama-sama merasa kalau ternyata pemerintah memperhatikan perjuangannya,” harap Kiai Hamid.

Baca Juga :  Realisasi Hibah untuk Ormas dan Lembaga Keagamaan Tahun 2024 di Kabupaten Sumenep Sukses

Ucapan terimakasih dan apresiasi juga disampaikan oleh Kiai Adam Wiyono guru ngaji di Desa Jenangger Kecamatan Batang-Batang. Menurutnya bantuan Bupati H. Fauzi itu cukup membantu kebutuhan selama mengajar ngaji.

“Paling tidak token listrik di Musholla (yang ditempati anak-anak ngaji) sudah terpenuhi, karena saya tidak memungut sumbangan apapun kepada mereka yang belajar ngaji di sini,” kata Kiai Adam.

Sama seperti guru ngaji yang lain, Kiai Adam berharap program itu terus dipertahankan, bahkan oleh Bupati Sumenep berikutnya setelah H. Fauzi tidak lagi menjabat.

“Ini program luar biasa, perlu dipertahankan bahkan oleh Bupati Sumenep pengganti Bapak Achmad Fauzi kelak,” pinta Kiai Adam.

Selain guru ngaji, Ketua DPRD Sumenep KH. Abdul Hamid Ali Munir juga menyampaikan pengabdian guru ngaji di tengah-tengah masyarakat cukup besar. Walaupun mereka tidak mendapatkan gaji seperti profesi lainnya namun tanggung jawabnya sebagai pengayom masyarakat sangat besar.

Baca Juga :  Pembahasan KUA PPAS APBD Sumenep 2024 Tuntas, Ini Pesan Tegas Ketua Dewan

“Jika melihat kiprah guru ngaji memang menjadi kewajiban bagi pemerintah daerah untuk memperhatikan mereka,” ucap Kiai Abdul Hamid.

Oleh sebab itu, Kiai Abdul Hamid mengaku selalu sangat mendukung langkah Bupati H. Fauzi untuk memberi apresiasi dan perhatian kepada guru ngaji berupa bantuan sosial. Menurut politisi senior PKB ini itu sebuah komitmen yang harus didukung oleh semua stakeholder, baik di eksekutif ataupun di legislatif.

“Pokoknya apapun bentuk programnya selama untuk kemaslahatan masyarakat termasuk bantuan guru ngaji legislatif pasti mendukung,” tegasnya.

Hanya saja, kata Kiai Abdul Hamid, dalam prosesnya harus benar-benar selektif. Supaya bantuan guru ngaji yang dicanangkan dengan anggaran yang lumayan besar itu tepat sasaran.

“Kami berharap program tersebut benar-benar dinikmati oleh beliau yang berjuang mencerdaskan anak-anak dibidang baca Al-Qur’an,” pesannya.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas
Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD
Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit
May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:53 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan

Berita Terbaru

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD (Foto: Istimewa)

Politik

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB