Soal OTT Hakim Agung MA., Koordinator Pusat Demfasna: Kepada Siapa Lagi Kami Percayakan Keadilan?

Redaksi Nolesa

Minggu, 25 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NOLESA.com — Koordinator Pusat Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah Se Indonesia (Demfasna) Azizah Ratu Buana Khan menanggapi Soal OTT KPK terhadap Hakim Agung MA Sudrajat Dimyati.

Menurut Azizah, kasus korupsi yang melibatkan Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati itu adalah bencana besar bagi negara. Sebab, hakim itu sendiri adalah wakil Tuhan.

“Merupakan sebuah bencana besar bagi negara, ketika seseorang yang disebut sebagai Wakil Tuhan melakukan penghianatan besar kepada Masyarakat” ujar Azizah menanggapi kejadian OTT Hakim MA pada Kamis, 23 September 2022.

Karena itu, pihaknya sangat menyayangkan hal tersebut terjadi di dalam institusi kekuasaan kehakiman. Ia melanjutkan bahwa “hakim seharusnya bertindak sebagai hati yang bersemayam di dalam tubuh kekuasaan kehakiman. Namun ternyata OTT yang dilakukan oleh KPK mengejutkan kami semua. Bagaimana tidak? Hakim seharusnya sebagai penentu keadilan yang akan di dapat masyarakat, Jika ia berkhianat, mekanisme kepada siapa lagi kita mencari keadilan?”, tandas Azizah.

Baca Juga :  Alasan Pengangkatan Raline Shah sebagai Stafsus Kemkomdigi

Selain itu, pihak juga mengaku terkejut dengan OTT yang dilakukan KPK terhadap salah satu hakim MA itu. Pasalnya pada Kamis, 23 September 2022 Pengurus pusat Demfasna masih melakukan audiensi di gedung merah putih KPK RI pada pukul 10.00 WIB sebelum berita tersebut muncul.

Baca Juga :  Bakti Pada Negeri, RSUD Sumenep Layani Operasi Celah Bibir dan Lelangit Gratis

Akan tetapi, meski begitu pihaknya sangat mengapresiasi kinerja KPK yang tidak pandang bula dalam memberantas korupsi.

“Kami juga sangat salut atas kinerja KPK yang telah berhasil membuktikan tidak hanya dengan teori namun kerja nyata bahwa KPK masih terus akan menjadi lembaga independen yang akan memberantas kejahatan korupsi di negara ini,” ungkap Azizah


Penulis/Kontributor: Fahrur Razi

Editor: Farisi Aris

Berita Terkait

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando
SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam
Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 11:02 WIB

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando

Selasa, 15 September 2026 - 11:34 WIB

SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam

Senin, 14 September 2026 - 20:18 WIB

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Berita Terbaru

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB

Nasional

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 Sep 2026 - 19:52 WIB