Selama Operasi, Tim Gabungan Kabupaten Sumenep Berhasil Cegat pengiriman Rokok Ilegal ke Luar Daerah

Redaksi Nolesa

Jumat, 1 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Selama melakukan operasi pemberantasan rokok ilegal, tim gabungan yang terdiri dari Bea Cukai Madura, Satpol PP Kabupaten Sumenep, TNI, Polri dan Kejaksaan Negeri (Kejari) berhasil mengagalkan pengiriman rokok ilegal ke luar Madura.

Kepala Satpol PP Sumenep Ach Laili Maulidy menyebutkan selama melakukan operasi pihaknya berhasil mengagalkan pengiriman rokok ilegal ke luar Madura. Hal itu ditemukan di salah satu ekspedisi yang berlokasi di Kecamatan Kota Sumenep.

Baca Juga :  Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Prakarsai Raperda Pembatasan Penggunaan Gawai Bagi Anak di Bawah 15 Tahun

Menurut Kasat Laili, jumlah rokok ilegal yang hendak dikirim ke sejumlah daerah di luar Madura itu cukup banyak. Dan mereknya pun beragam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin tim menemukan rokok ilegal yang hendak dikirim via ekspedisi ke sejumlah daerah. Tim langsung mengamankan rokok tersebut,” ungkap Kasat Laili.

Baca Juga :  Bupati H. Fauzi Sukses Naikkan Status IDM, Sumenep Bebas Desa Sangat Tertinggal dan Desa Tertinggal

Hanya saja, lanjut Kasat Laili, pengirim rokok ilegal itu menggunakan alamat palsu, sehingga tidak bisa dilacak siapa pengirim rokok tersebut. Karena itu, tim hanya memberi peringatan kepada sejumlah ekspedisi supaya lebih teliti dan diperjelas identitas pengirim barang yang akan dikirim ke luar Madura.

“Pemilik rokok ilegal itu tidak bisa terlacak, mungkin mereka sudah tahu resikonya jika ketahuan sehingga memasang nama dan alamat pengirim palsu,” papar mantan Camat Ganding itu.

Baca Juga :  Lantik Hendrar Prihadi Nahkoda Baru LKPP Telah Dilantik

Selanjutnya, barang bukti tersebut dibawa dan diserahkan kepada bea cukai untuk dimusnahkan.

“Rokok yang berhasil diamankan itu dibawa oleh bea cukai. Nantinya akan dimusnahkan oleh bea cukai setelah melalui proses lanjutan,” tegas Kasat Laili.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB