Selama Operasi, Tim Gabungan Kabupaten Sumenep Berhasil Cegat pengiriman Rokok Ilegal ke Luar Daerah

Redaksi Nolesa

Jumat, 1 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Selama melakukan operasi pemberantasan rokok ilegal, tim gabungan yang terdiri dari Bea Cukai Madura, Satpol PP Kabupaten Sumenep, TNI, Polri dan Kejaksaan Negeri (Kejari) berhasil mengagalkan pengiriman rokok ilegal ke luar Madura.

Kepala Satpol PP Sumenep Ach Laili Maulidy menyebutkan selama melakukan operasi pihaknya berhasil mengagalkan pengiriman rokok ilegal ke luar Madura. Hal itu ditemukan di salah satu ekspedisi yang berlokasi di Kecamatan Kota Sumenep.

Baca Juga :  Peduli Karya Intelektual, Bappeda Sumenep Terbitkan Jurnal Pembangunan

Menurut Kasat Laili, jumlah rokok ilegal yang hendak dikirim ke sejumlah daerah di luar Madura itu cukup banyak. Dan mereknya pun beragam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin tim menemukan rokok ilegal yang hendak dikirim via ekspedisi ke sejumlah daerah. Tim langsung mengamankan rokok tersebut,” ungkap Kasat Laili.

Baca Juga :  Meminta Rekomendasi LKPj Bupati Sumenep 2023 Dijadikan Landasan Memaksimalkan Program

Hanya saja, lanjut Kasat Laili, pengirim rokok ilegal itu menggunakan alamat palsu, sehingga tidak bisa dilacak siapa pengirim rokok tersebut. Karena itu, tim hanya memberi peringatan kepada sejumlah ekspedisi supaya lebih teliti dan diperjelas identitas pengirim barang yang akan dikirim ke luar Madura.

“Pemilik rokok ilegal itu tidak bisa terlacak, mungkin mereka sudah tahu resikonya jika ketahuan sehingga memasang nama dan alamat pengirim palsu,” papar mantan Camat Ganding itu.

Baca Juga :  Momentum UMKM Indonesia di Kancah Internasional

Selanjutnya, barang bukti tersebut dibawa dan diserahkan kepada bea cukai untuk dimusnahkan.

“Rokok yang berhasil diamankan itu dibawa oleh bea cukai. Nantinya akan dimusnahkan oleh bea cukai setelah melalui proses lanjutan,” tegas Kasat Laili.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Banggar DPRD Sumenep Soroti Rp88 Miliar Belanja Modal Belum Terealisasi
10 Kasus Pencabulan Anak di Sumenep, DPRD Desak Pemerintah Perkuat Pencegahan
Hari Palang Merah Indonesia, Ketua Dewan Sumenep Dorong Semangat Kemanusiaan Terus Dirawat
DPRD Sumenep Gelar Maulid Nabi, Tekankan Keteladanan Rasulullah
DPRD Sumenep Minta Kinerja Pejabat Baru Dievaluasi, Ini Alasannya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:24 WIB

Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 08:16 WIB

Banggar DPRD Sumenep Soroti Rp88 Miliar Belanja Modal Belum Terealisasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:11 WIB

10 Kasus Pencabulan Anak di Sumenep, DPRD Desak Pemerintah Perkuat Pencegahan

Berita Terbaru