Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Prakarsai Raperda Pembatasan Penggunaan Gawai Bagi Anak di Bawah 15 Tahun

Redaksi Nolesa

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, H. Hosnan Abrory (Foto: humas DPRD Sumenep)

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, H. Hosnan Abrory (Foto: humas DPRD Sumenep)

Sumenep, NOLESA.com – Kemajuan teknologi harus dibarengi dengan edukasi yang tepat. Terutama bagi anak-anak di bawah umur. Oleh sebab itu, perlu adanya aturan yang jelas untuk mencegah segala kemungkinan terburuk yang akan menimpa anak-anak.

Atas semangat itulah, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, mewacanakan adanya pembatasan penggunaan gawai (gadget) bagi anak usia di bawah 15 tahun, terutama di lingkungan lembaga pendidikan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, H. Hosnan Abrory mengungkapkan wacana pembatasan penggunaan gawai tersebut muncul sebagai respons akan dampak negatif penggunaan gawai secara berlebihan di kalangan anak-anak.

Hosnan yang merupakan politisi muda inspiratif itu menegaskan bahwa regulasi tersebut dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, mengurangi risiko kecanduan teknologi di usia dini.

Selain itu, juga untuk meningkatkan intraksi sosial yang belakangan ini mulai menurun, sebab anak-anak lebih cenderung berinteraksi di dunia maya lewat media sosial (medsos).

“Wacana ini masih menjadi diskusi teman-teman di internal di fraksi kami,” ujar Hosnan, Jumat 31 Januari 2025.

Baca Juga :  Di Penghujung 2023, Pemprov Jatim Ganjar DKPP Sumenep dengan Tiga Penghargaan Karena Sukses Kendalikan PMK

Politisi asal kepulauan itu mengatakan, jika diskusinya sudah cukup matang, Fraksi PDI Perjuangan akan mengajak fraksi-fraksi lain di DPRD Sumenep untuk bersama-sama merancang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sebagai prakarsa legislatif.

Selebihnya, lanjut politisi lulusan Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton itu, bahwa wacana tersebut tidak dimaksudkan untuk melarang penggunaan gawai sepenuhnya, tapi tetap akan memberikan ruang bagi pemanfaatan teknologi dalam pendidikan namun dengan pengawasan yang lebih ketat.

Baca Juga :  Semarak Hari Jadi ke-756, BPRS Bhakti Sumekar Gelar Bazar UMKM Non-Tunai

“Karena kami sadar, sekadar membatasi tidak cukup. Anak-anak perlu dibekali pemahaman tentang penggunaan teknologi yang bijak,” kata mantan aktivis PMII itu.

Masih kata Hosnan, ke depan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep akan terus mendiskusikan wacana tersebut dengan berbagai pihak, seperti akademisi, praktisi pendidikan, dan psikolog anak, untuk menghasilakan regulasi yang betul-betul komprehensif.

“Demi kemaslahatan rakyat, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep akan terus memperjuangkan wacana ini terwujud,” tandasnya.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WIB

Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM

Resensi Buku

Pahlawan Gagal, Refleksi dari Avengers: Endgame

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:44 WIB

Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono (Foto: Istimewa)

Politik

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB