Sambut Musim Tanam 2024, PWRI Sumenep Gelar FGD Tembakau

Redaksi Nolesa

Sabtu, 2 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gelar Focus Group Discussion (FGD) tembakau, Sabtu 2 Desember 2023. Acara ini bertempat di Auditorium Jaga Tembha UNIBA Madura, Batuan Sumenep.

Focus Group Discussion yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Sumenep ini mengangkat tema “Menakar Kebutuhan Tembakau di Tahun 2024”.

Dalam FGD tembakau tersebut, PWRI Sumenep menghadirkan Bupati Sumenep Haji Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai keynote speaker via zoom, Kepala DKPP Sumenep, Arif Firmanto, juga via zoom, dan CEO PT Empat Sekawan Mulia, Suhaydi, Ketua DPRD Sumenep, Hamid Ali Munir dan CEO PR Bahagia, H. Mukmin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun peserta dalam FGD tembakau ini yakni gabungan kelompok tani (Gapoktan) dari setiap kecamatan/daerah penghasil tembakau, juga beberapa dinas terkait.

Baca Juga :  4 Anggota Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi di Gersik Putih Dilaporkan ke Polisi

FGD tembakau ini diawali dengan santunan anak yatim oleh Baznas Sumenep, tari ‘moang sangkal’, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya juga mars PWRI, kemudian dipungkasi dengan doa.

Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa kegiatan yang digelar saat ini untuk menemukan solusi dari sejumlah permasalahan petani saat musim tembakau tiba.

“Sebab itu, kita juga punya kewajiban dan tanggung jawab, bagaimana untuk musim tanam tembakau tahun ini tidak menjadi awal yang buruk untuk tahun yang akan datang,” kata Ketua PWRI Sumenep itu.

Yon, sapaan akrabnya, juga bercerita musim tanama tembakau tahun ini. Menurutnya, serapan pabrikan dan harga tembakau kali ini cukup tinggi dan menguntungkan petani. Sehingga situasi ini akan memacu semangat petani untuk kembali menanam ‘daun emas’ di musim berikutnya dengan jumlah yang lebih banyak.

Baca Juga :  RSUDMA Sumenep Tuai Apresiasi atas Pelayanan Cepat dan Kebersihan Lingkungan

“Saat ini kita duduk bersama, mendiskusikan bagaimana persoalan tembakau di tahun 2024 mendatang. Apa yang harus dilakukan petani ke depan. Sehingga, para petani menanam tembakau itu tidak hanya soal kebanyakan modal, luas lahan, akan tetapi menanam berdasarkan kebutuhan pasar,” urainya.

Pria kelahiran Jenangger Kecamatan Batang-Batang ini berharap, harga tembakau terus mengalami kenaikan signifikan dan pabrikan juga tidak merasa dirugikan.

Senada dengan hal itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik kegiatan FGD yang digelar persatuan wartawan ini. Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan, bahwa pemerintah ingin menerbitkan ruang kepada para petani, terkait harga tembakau yang ada di Sumenep.

Baca Juga :  Tahun 2023, Wahana Praktek Pendidikan Kedokteran di RSUD Sumenep Dipastikan Terlaksana

“Kami berharap semua pihak bisa bersinergi bagaimana kesejahteraan para petani kita. Dalam hal ini DKPP Sumenep dapat memberikan semua kebutuhan sarana dan prasarana bagi para petani untuk sejahtera kedepannya,” kata Bupati Ji Fauzi melalui zoom meeting.

Menurut suami Hj Nia Kurnia itu, hingga saat ini DKPP Sumenep terus mengupayakan segala kebutuhan masyarakat utama para petani. Karenanya, kata Bupati Fauzi, harus terdata dengan benar. Sebab itu, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan agar segera melakukan validasi data.

“Jadi bantuan pemerintah ini banyak, apalagi anggaran DBHCHT yang sudah dirasakan penuh oleh masyarakat,” tuturnya.

“Semoga dengan adanya FGD ini, ada ukuran bersama-sama, serap aspirasi, dan mendapatkan kesejahteraan bersama untuk para petani tembakau,” pungkasnya.


Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Jumlah Hewan Kurban Pemkab Sumenep Naik Dibanding Tahun Lalu
Said Abdullah Kembali Salurkan Hewan Kurban, Khusus Madura Sebanyak 298 Ekor Sapi

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:07 WIB

Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:44 WIB